Sabtu, 28 November 2020

Gara-Gara Penampilan Bertato, Pasangan Ini Dianggap Tak Becus Urus Anak

Bukan cuma diejek soal penampilan, keduanya dianggap tidak sayang anak.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
cloud_download Baca offline
ilustrasi pasangan bertato. (Pixabay)
ilustrasi pasangan bertato. (Pixabay)

Dewiku.com - Sampai sekarang, masih banyak orang-orang bertato yang terpaksa menghadapi stigma buruk di masyarakat. Hal itulah yang dirasakan dan dihadapi pasangan asal Brasil ini.

Jessica Ferreira dan suaminya, Victor, merupakan pasangan bertato yang juga menggemari modifikasi tubuh. Melansir Daily Star, Kamis (22/10/2020) kemarin, penampilan mereka sering diejek oleh orang-orang. Tak hanya itu, Jessica dan Viktor dianggap akan menjadi orangtua yang buruk.

Pasangan ini punya seorang anak berusia tiga tahun yang bernama Nikolas. Walau sang anak tidak mempermasalahkan tato mereka, banyak orang tetap menghujat.

"Orang asing tak mengira kami bekerja atau pergi ke gereja. Mereka tak mengharapkan kami bisa membesarkan anak dengan banyak cinta," ungkap Victor.

"Nikolas, putra kami, baru berusia 3 tahun. Dia melihat kami dan menganggap (tato) kami indah. Kalau kami membuat tato baru, dia melihatnya dan berkata ini indah."

Pasangan Bertato Dihujat Tak Bisa Jadi Orangtua Baik (instagram.com/casalmodificado)
Pasangan Bertato Dihujat Tak Bisa Jadi Orangtua Baik (instagram.com/casalmodificado)

Jessica menambahkan kalau anak mereka juga tertarik pada tato. Namun, Jessica sudah mengatakan bahwa Nikolas baru boleh mendapat tato setelah sudah cukup umur.

Selain tato, Victor juga tertarik pada modifikasi tubuh. Dia mulai mengubah bentuk tubuh dan memasang tindik sejak remaja.

Sekarang 70 persen dari tubuh Victor telah ditato. Selain itu, Victor juga memasang implan, menghilangkan puting susu, menato bola mata, serta membelah lidah.

Karena modifikasi ekstrem ini, Victor dibuang keluarganya sendiri. Dia kemudian bertemu Jessica yang juga menggemari tato dan ingin mencoba modifikasi.

Pasangan Bertato Dihujat Tak Bisa Jadi Orangtua Baik (instagram.com/casalmodificado)
Pasangan Bertato Dihujat Tak Bisa Jadi Orangtua Baik (instagram.com/casalmodificado)

"Aku telah menato 40 persen tubuhku. Aku ingin melakukannya minimal 80 persen," tambah Jessica.

Pasangan ini juga ingin mematahkan stigma yang berhubungan dengan orang bertato. Lewat Instagram, keduanya menunjukkan kalau mereka dapat hidup normal bersama sang anak.

"Kami mencooba menunjukkan bahwa kami sama seperti orang lain," kata Jessica. "Kami ingin terlihat berbeda. Kami tidak mau sama dengan yang lain. Tapi perbedaan itu hanya ada pada penampilan kami."

Terkait

Terkini