Sabtu, 31 Oktober 2020

Nyeleneh, Aplikasi Kencan Online Ini Ajak Pengguna Bagikan Kebiasaan BAB

Aplikasi unik tersebut dirilis perusahaan yang memproduksi bidet.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
cloud_download Baca offline
Menggunakan aplikasi kencan online. (Shutterstock)
Menggunakan aplikasi kencan online. (Shutterstock)

Dewiku.com - Apa saja hal-hal yang biasanya kamu pertimbangkan saat mencari pasangan lewat aplikasi kencan online? Normalnya, seseorang akan memilih pasangan kencan yang memiliki karakteristik serupa.

Mayoritas aplikasi kencan online pun dilengkapi profil yang bisa diisi informasi tentang hobi, kegemaran, hingga spesifikasi pasangan. Namun, lain halnya dengan aplikasi terbaru ini.

Melansir Elite Daily, aplikasi bernama Cheek2Cheek tersebut dikeluarkan oleh perusahaan pembuat bidet TUSHY.

Kalau aplikasi kencan lain berfokus pada kegemaran dan hobi, TUSHY menyebut mereka mencocokkan pasangan berdasarkan kebiasaan BAB (buang air besar).

"Kami telah melihat aplikasi kencan online khusus untuk pemilik Tesla, nahkoda, pecinta bacon, dan lain sebagainya," ungkap Miki Agrawal, pendiri TUSHY.

"Mengingat banyak orang bekerja dari rumah karena pandemi, dan berapa banyak waktu yang mereka habiskan di kamar mandi, kami rasa ini waktu yang tepat untuk mengumumkan Cheek2Cheek," lanjut dia.

Aplikasi Kencan Online Cheek2Cheek (hellotushy.com)
Aplikasi Kencan Online Cheek2Cheek (hellotushy.com)

Aplikasi unik ini akan dirilis secars beta di iOS dan Android dalam beberapa bulan ke depan. Sepintas, Cheek2Cheek tak akan berbeda dengan Tinder dan Bumble.

Bedanya, Cheek2Cheek mengizinkan pengguna untuk memberikan informasi soal pergerakan saluran pencernaan, kebiasaan kamar mandi, dan semua hal lain yang berhubungan dengan kesehatan usus dan pencernaan.

Tak cuma itu, pengguna juga bisa mengunggah foto kotoran mereka di samping foto profil biasa.

"Dengan begitu, kau bisa menemukan seseorang dengan ukuran atau bentuk kotoran yang sama, kebiasaan kamar mandi yang sama, atau yang punya masalah serupa," imbuh TUSHY.

Ilustrasi. (Sumber: shutterstock)
Ilustrasi. (Sumber: shutterstock)

TUSHY juga yakin jika aplikasi ini akan diminati orang-orang. Perusahaan ini bahkan siap memberi subsidi USD 20.000 atau sekitar Rp 297 juta bagi pasangan yang bertemu di Cheek2Cheek dan melanjutkan ke jenjang perkawinan.

Pendiri TUSHY juga beranggapan bahwa aplikasi ini bisa membantu mengatasi kecanggungan soal masalah BAB di pasangan baru.

"Kebiasaan kamar mandi dan rasa nyaman seseorang dalam buang air besar berbeda-beda, dan aplikasi ini bisa membantu mengatasi isu tersebut. Dengan Cheek2Cheek, Anda bisa menemukan seseorang yang mempunyai kebiasaan BAB sama denganmu."

Terkait

Terkini