Minggu, 25 Oktober 2020

Pilih Menikah dengan Ibu Mertua, Pria Ini Dicap Jadi Perusak Keluarga

Keputusan pria tersebut diambil setelah bercerai dari mantan istrinya.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
cloud_download Baca offline
Ilustrasi pasangan beda usia  (Unsplash/Jack Finnigan)
Ilustrasi pasangan beda usia (Unsplash/Jack Finnigan)

Dewiku.com - Tidak semua orang memiliki masalah dengan mertua mereka. Ada kalanya, seorang menantu bisa akrab dengan ibu mertua. Meski begitu, lain halnya dengan kisah pria ini.

Kisah cinta antara Clive dan Brenda Blunden telah berjalan hingga 30 tahun lamanya. Pasangan ini pertama berkenalan sebagai menantu dan mertua.

Melansir Mirror, Brenda kini sudah berusia 77 tahun sementara Clive berumur 12 tahun lebih muda. Mulanya, Clive berkencan dengan Irene, putri Brenda.

Kala itu, Brenda mengaku sebal dengan Clive. Namun, pria ini tetap menikahi Irene di tahun 1977 dan punya dua anak.

Ilustrasi bertemu keluarga pasangan atau calon mertua. (Shutterstock)
Ilustrasi menantu dan mertua. (Shutterstock)

Pada 1985, Clive dan Irene bercerai. Empat tahun setelahnya, Clive justru jatuh cinta pada sang ibu mertua dan mulai berkencan diam-diam.

"Kami saling jatuh cinta," tutur Brenda. "Suatu malam, dia mengajakku minum dan kami akhirnya berciuman."

Kisah pasangan ini tentu dianggap tidak biasa oleh kebanyakan orang. Bahkan, ketika Clive melamar Brenda di tahun 1997, pria itu nyaris dipenjara.

Waktu itu, rupanya terdapat hukum yang melarang seseorang menikah dengan ibu mertua mereka. Jika dilanjutkan, Clive terancam penjara 7 tahun.

Clive sendiri berani melamar Brenda karena ayah mertuanya telah meninggal dan mantan istrinya menikah lagi. Karena sama-sama sudah berstatus single, Clive mengira mereka diizinkan menikah.

Akibat hukum yang berlaku, Clive dan Brenda mesti puas menjalin hubungan tanpa ikatan pernikahan. Namun, Clive juga berkampanye dan ikut memperjuangkan supaya hukum berusia 500 tahun itu diubah.

"Aku pikir kita harus menikah karena kita sudah melalui banyak hal bersama. Kami dilarang secara tak adil. Menurutku itu tidak benar, jadi aku ingin mengubahnya," ujar Clive.

Pada 2005, hukum yang melarang pernikahan dengan ibu mertua akhirnya diangkat. Begitu mendengar berita itu di TV, Clive langsung melamar Brenda.

Keduanya kemudian menikah di tahun 2007 silam. Clive dan Brenda juga menegaskan bahwa mereka tak menyesali keputusan ini dan masih bahagia bersama hingga kini.

"Orang-orang berpikir kami tak bakal bertahan lama, tapi kami menjadi lebih kuat. Kami bersama 24/7 dan ada sihir di dalamnya."

Ilustrasi pernikahan. (Pixabay/Stoksnap)
Ilustrasi pernikahan. (Pixabay/Stoksnap)

Pernikahan mereka sendiri tak didukung oleh anggota keluarga lainnya. Sang anak, Irene, bahkan menolak untuk sekedar hadir di hari pernikahan.

Menurut Irene, hubungan antara mantan suami dan ibunya itu terasa aneh. Irene pun merasa telah dikhianati ibunya sendiri.

"Aku tak tahu lagi siapa ibuku. Clive telah memecah keluarga kami. Aku tidak akan memaafkannya," kata Irene.

Terkait

Terkini