Rabu, 30 September 2020

Biar Tetap Intim saat Pandemi, Simak 5 Tips Ciuman Aman Berikut

Ada berbagai cara untuk tetap menjaga keintiman dengan pasangan selama pandemi.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
cloud_download Baca offline
Ilustrasi pasangan kekasih berciuman. (Pixabay/bdcbethebest)
Ilustrasi pasangan kekasih berciuman. (Pixabay/bdcbethebest)

Dewiku.com - Pandemi Covid-19 telah mengubah banyak hal dalam hidup kita, bahkan urusan romansa. Bagi kamu yang sudah punya pasangan, mungkin kamu galau soal aturan ciuman.

Tak seperti dulu, kini ada banyak hal yang harus diperhatikan saat hendak bertemu pasangan. Bahkan, kamu mungkin jadi khawatir soal ciuman dengan pasangan.

Ciuman dikhawatirkan dapat menjadi salah satu media penyebaran Covid-19. Namun, bukan berarti kamu sama sekali tidak bisa bermesraan dengan pasangan.

"Pandemi bukan berarti akhir dari berciuman," ungkap dr. Natasha Bhuyan, MD kepada Bustle. "Sebaliknya, kita harus mengetahui cara yang aman untuk berciuman, sama seperti kita melakukan aktivitas lainnya."

Jika ingin tetap mesra dengan pasangan sekaligus aman dari Covid-19, ada 5 tips yang bisa kamu terapkan. Berikut uraiannya.

Ilustrasi sepasang kekasih sedang berdiri berdekatan. (Shutterstock)
Ilustrasi sepasang kekasih sedang berdiri berdekatan. (Shutterstock)

1. Pikirkan siapa yang kamu ajak berciuman

Sebelum berciuman, pikirkan faktor risiko yang ada. Apakah pasanganmu banyak menghabiskan waktu di rumah? Apakah dia memakai masker dan menjaga jarak sosial?

Jika pasanganmu adalah tipe yang menjaga kesehatan dan tahu cara menerapkan protokol kesehatan, kamu bisa merasa lebih aman.

"Akan lebih berisiko kalau kau tidak mengenal orang tersebut dan tidak tahu apakah dia sudah terekspos," tambah dr. Shepherd, spesialis OB/GYN.

2. Komunikasikan risiko yang ada

Di era pandemi ini, tidak ada salahnya jika kamu bertanya pada pasangan soal kemungkinan dia terekspos Covid-19.

"Kita harus merasa nyaman dan membagikan seberapa besar kemungkinan kita bisa menyebarkan virus," ujar dr. Shepherd. Oleh karena itu, kalian berdua harus sama-sama jujur.

Tanggung jawab dan transparansi makin diperlukan jika kamu memutuskan untuk berkencan selama pandemi.

Ilustrasi pasangan bahagia. (Shutterstock)
Ilustrasi. (Shutterstock)

3. Memahami bahwa hal intim akan selalu mengandung risiko

Apapun jenis hubungan intim yang dilakukan, memang selalu ada risikonya. Terlebih di kala pandemi, kamu harus memahami hal ini.

Virus corona tidak akan menghilang begitu saja. Jika kamu merasa tidak nyaman, komunikasikan risiko ini dengan pasangan. Ingat, seperti orang-orang lain, kamu dan pasangan hanya perlu beradaptasi dengan situasi saat ini.

4. Ingatlah bahwa hal intim tetap penting

Mempertimbangkan risiko memang perlu. Namun, setelah berbulan-bulan karantina, wajar jika kamu mendambakan sentuhan fisik atau hal intim dengan pasangan.

Ciuman juga punya banyak manfaat bagi kesehatan mental, termasuk meringankan stres. Untuk itu, pastikan kamu dan pasangan bisa menyeimbangkan kedua hal ini. Jangan sampai berhenti melakukan hal intim sepenuhnya.

5. Gunakan cara-cara nonfisik sebagai alternatif

Jika kamu dan pasangan tetap merasa tidak aman untuk berciuman, cari cara lain untuk tetap intim. Cobalah untuk melakukan kontak mata dalam waktu lebih lama. Kamu juga bisa membuat gerakan seolah-olah memeluk mereka dari jauh.

Ilustrasi pasangan romantis. [Shutterstock]
Ilustrasi pasangan romantis. [Shutterstock]

"Ketika kamu merasa tertarik pada seseorang, kamu cenderung mengarahkan tubuh ke orang yang ingin dicium."

"Ini menunjukkan bahwa mereka adalah orang yang penting, mereka di sini bersamamu, dan kalian bersama-sama," pungkas dr. Shepherd.

Terkait

Terkini