Minggu, 27 September 2020

Curhat Suami yang Istrinya Ngidam Makan Kepiting, Mendadak Bangkrut!

Istri pria itu menuntut hanya mau makan kepiting tiap hari.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
cloud_download Baca offline
Pria menjadi suami siaga saat istri hamil. (Pixabay/Herney Gómez)
Pria menjadi suami siaga saat istri hamil. (Pixabay/Herney Gómez)

Dewiku.com - Seorang pria tentu harus siap menjadi suami siaga saat sang istri hamil. Belum lagi, ada kalanya istri ngidam makan sesuatu yang aneh atau susah dicari.

Salah satunya adalah kisah pria satu ini. Melansir World of Buzz, pria anonim itu membagikan curhatan di laman Facebook NUS Whispers.

Sang pria mengatakan kalau istrinya sedang hamil 24 minggu. Walau keduanya bersemangat menyambut kelahiran sang buah hati, pria ini juga bangkrut karena ngidam istrinya.

"Aku sangat mencintainya dan kami sama-sama menantikan kehadiran anak pertama kami. Kami sangat bersemangat dan tak bisa menunggu lagi. Sebenarnya, aku sedikit tidak sabar akan kelahiran anakku karena istriku ngidam dan membuatku gila," tulis si pria.

Rupanya, sang istri ngidam makan kepiting. Awalnya pria ini tak keberatan, karena ibu yang bahagia berarti bayi yang bahagia.

Namun, seiring berjalannya waktu, pria itu mendapati bahwa istrinya tak mau makan makanan lain. Setiap hari, istrinya menuntut minta dibelikan kepiting.

Ilustrasi daging kepiting miliki manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. (Shutterstock)
Ilustrasi daging kepiting (Shutterstock)

"Setiap hari dia bermimpi soal kepiting dan membangunkanku untuk membelikannya. Ini benar-benar memengaruhi keuanganku," curhat sang suami.

Setiap harinya, pria ini menghabiskan sekitar SGD 50 atau Rp 530 ribu untuk membeli kepiting. Dalam satu bulan, dia bisa mengeluarkan uang sebesar SGD 600 atau sekitar Rp 6,4 juta.

Pria ini pun mencoba menjelaskan pada istrinya bahwa uang sebanyak itu lebih baik ditabung untuk masa depan si bayi. Namun, istrinya justru menangis karena ngidamnya tidak dituruti.

"Aku sudah makan semua menu kepiting dari yang murah sampai mahal, yang terkenal sampai yang tak dikenal. Aku tidak dapat melihat kepiting dengan cara yang sama lagi, mengingat itu sudah menghancurkan hidupku."

Sang pria bahkan mencoba berbohong dan mengaku kepiting di restoran sudah terjual habis. Lain waktu, dia mencoba memberitahu bahwa terlalu banyak makan kepiting dapat berdampak buruk pada kehamilan.

Sayangnya, sang istri tetap tidak mau mendengarkan. Sementara, masih ada 16 minggu lagi sampai perkiraan waktu persalinan.

"Aku dengan semakin jauh umur kehamilan, semakin besar pula nafsu makannya. Aku benar-benar butuh saran. Terima kasih," tutup pria ini.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Curhatan pria yang kehabisan uang akibat istri ngidam ini pun menarik atensi warganet. Ada yang menyarankan pria ini untuk jujur, hingga meminta bantuan dokter.

"Tolong jujur dengan istrimu soal kondisi keuanganmu. Suka atau tidak, kau mesti jujur bahwa ngidam telah membuatmu bangkrut dan kalian akan menderita ketika anak kalian lahir," saran salah satu warganet.

"Minta dokter kandungan untuk berbicara dengannya. Terlalu banyak makan satu jenis makanan tentu tidak baik untuk bayinya," imbuh warganet lain.

"Ngidam sulit untuk dihadapi, tapi kepiting tak semestinya dimakan lebih dari dua kali seminggu saat hamil. Dia bisa terpapar merkuri dan itu berbahaya bagi bayi," komentar warganet lainnya.

Terkait

Terkini