Kamis, 01 Oktober 2020

Kamu Harus Tahu, 6 Fakta Ilmiah soal Cinta

Suka bikin galau, ternyata masalah cinta bisa dijelaskan secara ilmiah.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
cloud_download Baca offline
Ilustrasi bola lampu cinta. (Unsplash/liu yunyi)
Ilustrasi bola lampu cinta. (Unsplash/liu yunyi)

Dewiku.com - Perkara jatuh cinta memang tak selamanya berjalan mudah dan lancar. Ada kalanya, kita pun bingung saat diminta mendefinisikan arti cinta.

Selain itu, cinta merupakan hal yang sulih dimengerti karena bersifat abstrak. Namun, beberapa hal soal cinta ternyata bisa dipahami secara ilmiah.

Melansir dari Your Tango, ada beberapa fakta soal cinta yang ternyata sudah terbukti kebenarannya secara ilmiah.

Berikut beberapa fakta ilmiah tentang cinta yang perlu kamu tahu.

1. Otak kita merespons secara berbeda terhadap cinta dan nafsu

Sains menunjukkan bahwa otak manusia merespons cinta dan nafsu dengan cara berbeda. Otak menunjukkan bahwa cinta adalah salah satu kebutuhan mendasar bagi seseorang. Selain itu, cinta adalah sesuatu yang bertahan dalam jangka panjang.

Perempuan sedang jatuh cinta. (Shutterstock)
Perempuan sedang jatuh cinta. (Shutterstock)

2. Tak hanya perasaan, cinta adalah sebuah keputusan yang harus dibuat

Saat jatuh cinta, seseorang cenderung untuk mengikuti ritme dan perasaan pasangan mereka. Mereka juga ingin membuat satu sama lain bahagia.

Namun, cinta juga merupakan sebuah keputusan yang harus dibuat. Ketika kamu mengalami masalah dengan pasangan, kamu harus memilih untuk tetap jatuh cinta padanya atau berjalan menjauh.

3. Kamu dapat meningkatkan kemampuanmu untuk jatuh cinta

Praktek meditasi belakangan tengah menjadi tren. Tak hanya baik bagi kesehatan mental, meditasi juga bisa meningkatkan kemampuanmu untuk jatuh cinta.

Ini dikarenakan meditasi bisa membantumu untuk mengatasi rasa takut dan marah. Sebaliknya, kamu jadi lebih gampang berempati dan jatuh cinta.

Meditasi. (Shutterstock)
Meditasi. (Shutterstock)

4. Cinta dapat berdampak positif bagi kesehatan fisik

Jatuh cinta dan dicintai bisa membuat seseorang hidup lebih sehat.

Menurut penelitian, mereka yang merasa kesepian dan sendirian jauh lebih rentan terserang penyakit. Sementara, mereka yang berada dalam hubungan romantis cenderung bakal hidup lebih lama.

5. Cinta membuatmu menjadi sosok yang menginspirasi

Rasa cinta juga bisa membuatmu menjadi pribadi yang berempati, peduli, dan penuh kasih sayang.

Tak hanya untuk diri sendiri, kamu pun bisa menginspirasi orang lain untuk berbuat serupa.

Ilustrasi pasangan saling jatuh cinta. (Shutterstock)
Ilustrasi pasangan saling jatuh cinta. (Shutterstock)

6. Cinta kadang harus dipelajari

Cinta berarti kamu mesti belajar untuk saling percaya dan membuka diri.

Ketika jatuh cinta, otakmu akan mengirimkan sinyal yang bisa membangkitkan respons fight or flight. Respons ini biasanya muncul ketika seseorang berada dalam situasi mengancam.

Inilah mengapa orang yang pernah mengalami trauma akan lebih sulit jatuh cinta. Demi bisa jatuh cinta, seseorang kadang harus belajar untuk bisa menerima diri sendiri dan orang lain terlebih dahulu.

Terkait

Terkini