Sabtu, 26 September 2020

Mendadak Kangen Mantan saat Isolasi Diri? Simak 5 Tips Menghubunginya Lagi

Tak ada salahnya mencoba berkomunikasi dengan mantan di tengah krisis pandemi ini. Meski begitu, tetap ada aturan mainnya.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
cloud_download Baca offline
Ilustrasi main gadget. (Pexels/Bruce Mars)
Ilustrasi main gadget. (Pexels/Bruce Mars)

Dewiku.com - Social distancing telah membikin banyak pasangan mau tak mau menjalani hubungan jarak jauh untuk sementara waktu. Agar tetap terhubung, telepon hingga video call pun menjelma pilihan utama.

Di sisi lain, mereka yang masih lajang dapat mengatasi kesepian saat social distancing dengan menjajal kencan online. Namun, bagaimana dengan mereka yang baru saja putus dan belum bisa sepenuhnya move on?

Sembari terkurung di rumah, wajar kalau kamu ingin tahu kabar orang-orang yang kamu sayangi. Terkadang, ini artinya kamu juga akan penasaran dengan keadaan mantan pacar.

Walau begitu, ada juga yang takut jika menghubungi mantan sama artinya dengan memberi harapan untuk kembali bersama.

Nah, biar niat baikmu tidak membuat salah paham, berikut beberapa tips yang bisa kamu praktikkan sebelum menghubungi mantan di saat social distancing, melansir dari PopSugar.

Ilustrasi putus cinta (Shutterstock).
Ilustrasi putus cinta (Shutterstock).

1. Pikirkan kembali hubunganmu dulu dan bagaimana kalian mengakhirinya

Menurut dr. Vanessa Kensing, terapis dari VK Psychotherapy, memahami bagaimana hubunganmu dan mantan adalah langkah pertama yang sebaiknyadilakukan.

Jika kalian mempunyai hubungan yang sehat di masa lalu, maka berkomunikasi kembali dengan mantan bisa membawa keuntungan.

Namun, bagi mereka yang punya hubungan toksik atau pernah diperlakukan kasar, jangan coba-coba untuk menghubungi mantan lagi.

2. Pikirkan lagi niat dan ekspektasimu

Sebelum menghubungi mantan, pertimbangkan lagi apa niat dan ekspektasimu terhadap dia

Pasalnya, ada kemungkinan kamu masih berharap mantan akan membalasmu secara romantis. Padahal, hal ini cuma akan membuatmu kecewa.

"Kalau kamu menghubunginya dan dia tak membalas, ini akan membuatmu cemas," ujar Vanessa Kensing. "Jika ini terjadi, segera hubungi sahabatmu untuk curhat. Jangan merasa tidak nyaman sendirian!"

Ilustrasi chatting di ponsel pintar. (Shutterstock)
Ilustrasi kirim pesan ke mantan (Shutterstock)

3. Pertimbangkan kapasitas emosional mereka

Saran penting lainnya, pertimbangkan kapasitas emosional si mantan pacar. Apakah dia tipe orang yang mampu mendengarkan, memberikan rasa nyaman, dan berempati?

Kalau dia bukanlah tipe orang yang pandai berkomunikasi, jangan terlalu berharap mereka sudah menjadi lebih baik.

4. Buat batasan dan gunakan instingmu

Jika kamu akhirnya memutuskan menghubungi mantan pacar, ingatlah untuk membuat batasan selama berkomunikasi dengannya.

Ketahui mana topik yang akan membuka luka lama, juga hindari berbicara soal masa lalu. Selain itu, berhentilah berkomunikasi dengannya kalau instingmu sudah mengatakan demikian.

5. Jika masih ragu, jangan kirimkan pesan padanya

Terakhir, psikolog dr. D. Kim Singleton menyarankan untuk tak menghubungi mantan jika kamu masih ragu dengan perasaanmu sendiri.

"Dia adalah mantan untuk sebuah alasan," tegasnya.

Jadi, ketimbang membuka luka lama dan membuat situasi makin buruk, ada baiknya jika kamu memikirkan lagi keinginan untuk berhubungan dengan mantan.

Terkait

Terkini