Sabtu, 14 Desember 2019

Bikin Stres, Begini 5 Cara Menghadapi Pasangan Posesif

Pasangan posesif yang terlalu mengekang memang rawan bikin stres

Rima Sekarani Imamun Nissa
Pasangan bertengkar. (Unsplash/RAYUL)
Pasangan bertengkar. (Unsplash/RAYUL)

Dewiku.com - Mempunyai pasangan posesif yang terlalu rewel dan sangat mengekang memang bukan hal menyenangkan. Sering kali hal itu juga membuat kita menjadi gampang stres.

Mulanya mungkin Anda menganggap itu sebagai bentuk perhatian, cinta, dan perasaan takut kehilangan. Namun jika larangan yang diberlakukan sudah melewati batas, sebaiknya jangan diam saja.

Jangan emosi dulu. Komunikasikan dengan bahasa yang baik agar dia memahami apa yang sebenarnya Anda inginkan dalam hubungan cinta kalian.

Melansir dari HelloSehat, berikut adalah beberapa cara menghadapi pasangan posesif yang terlalu mengekang sehingga suka bikin stres.

1. Bicarakan baik-baik berdua

Komunikasi tentu menjadi langkah awal untuk menghadapi pasangan yang terlalu mengekang. Cobalah untuk membicarakan semuanya baik-baik. Jika langsung menyerbunya dengan amarah, sangat kecil kemungkinannya bisa terselesaikan.

Barangkali ada alasan yang bisa Anda terima, entah itu trauma masa kecil atau pengalaman buruk dengan mantan kekasihnya. Dengarkan penjelasannya, kemudian katakan bahwa kebiasaannya melarang Anda bahkan untuk hal sepele sekalipun sudah sangat mengganggu.

Dengan mengetahui alasannya, Anda bisa lebih mudah memahami serta mencari jalan keluar bersama, bukan membenarkan perlakuannya.

Ilustrasi pasangan kekasih. (Shutterstock)
Ilustrasi pasangan kekasih. (Shutterstock)

2. Menetapkan batasan

Anda juga mesti menetapkan batasan yang boleh dan tidak dilakukan saat menghadapi pasangan yang terlalu mengekang. Bagaimanapun, Anda berdua tetap memiliki kehidupan masing-masing yang sudah berjalan sebelum pasangan hadir.

Contohnya, pasangan melarang Anda untuk berkumpul bersama teman-teman, terlebih jika ada lawan jenis. Sebenarnya, masuk akal apabila dia cemburu kala Anda sering berkumpul berdua dengan teman lawan jenis. Namun, Anda tidak perlu langsung memutuskan tali pertemanan.

Berkumpullah bukan hanya dengan lawan jenis biar pasangan merasa lebih tenang. Selain itu, Anda pun harus memberikan catatan kecil kepada pasangan mengenai aturan hubungan yang terlalu protektif ini agar tidak kebablasan.

3. Menunjukkan rasa sayang kepada pasangan

Bisa jadi pasangan bersikap terlalu mengekang karena dia merasa tidak yakin terhadap rasa sayang Anda. Jadi, tunjukkanlah bahwa Anda memang menyayanginya lewat ucapan maupun perilaku.

Anda dapat melakukannya dengan cara-cara sederhana, seperti memujinya saat dia melakukan hal yang Anda senangi atau lewat rayuan sederhana dengan mengatakan rindu kepadanya. Hal ini dipercaya dapat membuat pasangan merasa lebih dihargai keberadaannya.

Bikin Stres, Begini 5 Cara Menghadapi Pasangan Posesif - 2
Ilustrasi persahabatan. (Shutterstock)

4. Mengenalkan pasangan kepada sahabat

Jangan langsung stres dulu saat memiliki pasangan yang menunjukkan gejala suka mengekang. Memperkenalkan pasangan kepada sahabat disebut menjadi salah satu solusi yang cukup efektif. Tujuannya, pasangan jadi mengetahui dengan siapa saja Anda bersosialisasi.

Tak jarang pada sebuah hubungan yang mengenal baik teman masing-masing, pasangan bisa menjadi lebih percaya dan tidak menaruh curiga saat Anda bertemu dengan mereka.

5. Ikut melarang pasangan

Jika empat poin sebelumnya tak mempan, mungkin Anda bisa mencoba untuk melarang pasangan, sama seperti yang mereka lakukan. Buat mereka bercermin atas perilakunya sendiri.

Misalnya, Anda dengan terang-terangan cemburu saat melihat pasangan berinteraksi dengan teman lawan jenisnya. Saat dia mulai merasa risih dan menanyakan kondisi Anda, jelaskan bahwa itulah yang Anda rasakan saat dia berbuat hal serupa.

Walau terkesan kekanak-kanakan, beberapa orang mengakui cara ini lumayan efektif. Namun, kunci mengatasi pasangan posesif yang suka mengekang di dalam hubungan adalah berkomunikasi. Jika memang Anda berdua memiliki komunikasi yang lancar, masalah ini tentu bakal lebih mudah diselesaikan.

Terkait

Terkini