Selasa, 07 Juli 2020

Menyerah pada Pria, Seorang Wanita Menikah dengan Selimutnya Sendiri

Selimut ternyata lebih memberi kenyamanan untuknya.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe | Yasinta Rahmawati
cloud_download Baca offline
Pascale Sellick. (Instagram/@pascalesellick)
Pascale Sellick. (Instagram/@pascalesellick)

Dewiku.com - Pascale Sellick merasakan apa yang dialami banyak wanita, yakni menyerah akan cinta pada pria. Alih-alih meratapi nasib, ia memilih untuk menikah dengan selimutnya sendiri.

Yup, selimut yang sudah menemaninya tidur sehari-hari. Dilansir dari Unilad, Pascale Sellick, 49, muak dengan hubungan konvensional. Ia menggambarkan selimutnya sebagai 'hubungan paling intim dan dapat diandalkan' yang pernah dia miliki.

"Selimut saya selalu ada untuk saya dan memberi saya pelukan. Saya sangat menyukai selimut saya sehingga saya ingin mengundang orang untuk menyaksikan persatuan saya dengan rekan yang paling konstan dan menghibur dalam hidup saya," ujarnya.

"Akan ada musik dan upacara, tawa, dan hiburan," tambah wanita yang juga berprofesi sebagai seniman itu.

Pascale yang telah memutuskan untuk menikah dengan selimut, berencana memiliki upacara yang mewah dan terbuka untuk siapa saja yang ingin hadir.

Pascale Sellick dan selimutnya. (Instagram/@pascalesellick)
Pascale Sellick dan selimutnya. (Instagram/@pascalesellick)

 

Namun tamu yang hadir diharapkan memakai dresscode piyama, gaun tidur dan sandal. Para tamu juga memiliki pilihan untuk membawa teddies yang nyaman dan botol air panas jika udara agak dingin.

Rencananya, upacara pernikahan unik ini akan diadakan di Rougemont Gardens di Exeter, Devon, Inggris pada hari Minggu, 10 Februari. Acaranya akan berlangsung pada pukul 2 siang dan akan diikuti oleh 'pesta pernikahan gratis' di The Glorious Art House, Fore Street.

Pascale pun akan mengenakan gaun tidur dan sandal tidur yang lembut serta akan mengatakan sumpah di depan seorang rekan seniman. Untuk membantu menjadikan pernikahan itu hari terbaik dalam hidupnya, Pascale telah merekrut Anna FitzGerald, dari WooHoo Art Events, sebagai perencana pernikahannya.

"Ini adalah seni paling luar sana yang terjadi saat ini. Saya sangat senang bisa terlibat. Hari Valentine dapat menekan bagi banyak orang, jadi mudah-mudahan ini akan mengangkat semangat orang-orang," ungkap Anna.

Tidak berhenti sampai di situ, akan ada pesta selanjutnya dengan cincin kawin, pidato dan potongan kue. Hmmm, akan seperti apa ya upacara pernikahan unik ini?

 

Terkait

Terkini