Sabtu, 28 Maret 2020

Ada Kaitan antara Cara Membalas Pesan dengan Kepuasan Hubungan

Berikut penjelasan pakar.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yasinta Rahmawati
cloud_download Baca offline
Ilustrasi kirim pesan. (Unsplash/Qi Bin)
Ilustrasi kirim pesan. (Unsplash/Qi Bin)

Dewiku.com - Ada orang yang membalas pesan dengan kalimat panjang. Di sisi lain, ada yang membalas pesan secara pendek namun berturut-turut dan sering. Lalu, bagaimana cara membalas pesan dari pasanganmu?

Dilansir dari Elite Daily, banyak hal yang cenderung berjalan sedikit lebih lancar secara alami jika kamu dan pacar punya kebiasaan yang sama dalam mengirim pesan teks.

Bahkan, sebuah studi di tahun 2018 yang diterbitkan dalam Computers in Human Behavior mengungkapkan bahwa pasangan dengan kebiasaan mengetik yang sama sebenarnya lebih puas dalam hubungan mereka.

Meskipun begitu, bukan berarti mereka yang memiliki pacar dengan gaya membalas pesan berbeda tidak mempunyai hubungan yang sehat dan bahagia.

Pakar etiket dan pendiri Relationship Advice Forum, April Masini, mengatakan kuncinya adalah mengidentifikasi gaya membalas pesan pasangan sehingga kamu dapat mengelola ekspektasi. Hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah bekerja sama untuk menemukan kompromi sehingga kedua belah pihak sama-sama enak.

Lalu, bagaimana jika pacar mengirim beberapa pesan terus-menerus saat kamu sedang bekerja? Menurut April Masini, ini bisa berarti satu dari dua hal.

 

Ilustrasi kirim pesan. (Unsplash/Gades Photography)
Ilustrasi kirim pesan. (Unsplash/Gades Photography)

 

Pertama, entah mereka sangat percaya diri dan antusias tentang hubungan kalian. Kedua, mereka menunjukkan tanda ketidakamanan dan ketergantungan. Terkadang ada garis tipis antara cute dan clingy. Menghadapi masalah satu ini, kamu perlu percaya pada insting.

April Masini mencatat bahwa sangat umum untuk mengirim banyak pesan di tahap awal hubungan ketika ingin untuk mengenal seseorang dan sedang kasmaran-kasmarannya.

Namun, April Masini menambahkan, pasangan yang membutuhkan kontak terus-menerus dan menjadi marah ketika kamu tidak dapat menanggapi karena alasan apa pun, mungkin menunjukkan ketidakamanan mereka.

''Ketika mereka tidak mendengar kabar dari Anda, mereka berputar kepada kecemasan dan ketakutan--- bahwa Anda tidak tertarik, bahwa Anda telah bertemu orang lain, bahwa itu berakhir, dan lainnya,'' ungkapnya.

Tidak ada yang salah dengan sering mengirim pesan secara terus menerus. Pada kenyataannya, beberapa pasangan mungkin senang tetap terhubung satu sama lain sepanjang hari kerja mereka.

Itu hanya akan jadi masalah jika kamu merasa hal itu menimbulkan gangguan bagi produktivitas kerja, menyebabkan cemas, atau secara negatif berdampak pada kehidupanmu dalam beberapa cara.

Terkait

Terkini