Minggu, 01 November 2020

Punya 150 Anak, Pria Ini Targetkan Jumlahnya Bertambah Hingga 2.500 Orang

Dia memiliki banyak anak karena aktif melakukan donor sperma.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
cloud_download Baca offline
Ilustrasi ayah dan anak. (Pexels/Studio7042)
Ilustrasi ayah dan anak. (Pexels/Studio7042)

Dewiku.com - Ada banyak cara yang bisa ditempuh untuk mendapatkan keturunan, salah satunya donor sperma. Nah, seorang pria yang rajin mendonorkan sperma mengaku bangga karena telah memiliki 150 anak.

Pria 49 tahun titu menyebut dirinya dengan nama Joe Donor. Melansir Daily Mail, Joe menyebutkan jika dirinya punya target membantu 10 perempuan supaya bisa hamil tahun ini.

Selain mendonorkan sperma untuk bayi tabung, Joe ternyata juga mendonorkan sperma lewat hubungan seksual. Pria ini bahkan mengaku jika 50 persen anaknya adalah hasil hubungan seksual.

Donor sperma sendiri dikenal sebagai salah satu prosedur yang mahal. Namun, Joe sama sekali tak meminta bayaran dari para perempuan yang dia bantu.

Sebaliknya, pria ini senang bisa menjadi ayah dari ratusan anak di seluruh dunia. Joe juga bangga karena pandemi virus corona tak menghalanginya punya 6 anak lagi.

"Aku mempunyai sekitar 150 anak di seluruh dunia, tapi sekarang ada 5 perempuan lagi yang sedang hamil anakku dan satu telah lahir."

Bank Sperma tawarkan program donor sperma mirip selebriti. [Shutterstock]
Donor sperma. [Shutterstock]

"Pandemi virus corona tak menghalangiku dan aku lebih sibuk dari biasa. Aku senang melihat foto bayi-bayi saat lahir karena banyak dari mereka mirip denganku."

Menurut Joe, anak-anaknya tidak perlu cemas karena mereka pasti bisa menemukannya di masa depan.

Tak cukup 150 anak, Joe mengungkapkan bahwa dia ingin membuat sebanyak mungkin perempuan hamil. Tujuan jangka panjang Joe adalah punya 2.500 anak.

"Aku pergi ke Argentina untuk memberikan sperma pada beberapa perempuan yang menghubungiku, tapi berakhir terjebak sampai penerbangan internasional kembali berjalan," kata dia.

"Sekarang aku di Inggris selama beberapa pekan, dan aku berharap dapat membantu sebanyak mungkin orang untuk hamil."

Pria ini mengaku jika semua proses donor berlangsung legal. Walau demikian, Joe tidak melakukannya lewat klinik kesuburan seperti pendonor lain.

Sejauh ini, Joe sudah bepergian ke Amerika, Australia, Argentina, Italia, Singapura, Filipina, dan Inggris demi menjadi donor sperma.

Aksi Joe sebagai donor sperma dimulai di tahun 2008. Joe juga berharap dirinya bisa terus aktif menjadi pendonor hingga umur 90 tahun.

Tak cuma itu, Joe rajin melakukan pemeriksaan medis tiap tahun untuk memastikan dirinya aman saat berhubungan seksual dengan klien.

Jika dirata-rata, Joe bisa punya 10 orang anak per tahun. Pria ini juga mengatakan bahwa dia tidak cemas soal isu inses karena hal tersebut tidak pernah terjadi hingga kini.

Terkait

Terkini