Rabu, 30 September 2020

Bincang Seru Strategi Pilkada 2020 di Live Webinar Suara.com Siang Ini

Live webinar Suara.com ini akan digelar pukul 14.00-16.00 WIB di laman Suara.com, Facebook, Instagram maupun channel Youtube Suara.com.

Rima Sekarani Imamun Nissa
cloud_download Baca offline
Webinar Suara.com bertema 'Kampanye Pilkada Kala Pagebluk: Cara Politikus Jaga Warga dan Demokrasi Tetap Sehat'
Webinar Suara.com bertema 'Kampanye Pilkada Kala Pagebluk: Cara Politikus Jaga Warga dan Demokrasi Tetap Sehat'

Dewiku.com - Pandemi virus corona Covid-19 yang melanda dunia telah mempengaruhi hampir banyak agenda di dunia. Hal itu termasuk penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Daerah atau Pilkada 2020 yang jelas akan berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya akibat pagebluk ini.

Walau sudah dirancang sejak jauh hari, nyatanya Pilkada 2020 harus mengalami penyesuaian akibat pagebluk Covid-19. Tidak saja dari sisi waktu pemungutan suara yang diputuskan ditunda hingga Desember 2020, tetapi juga sejumlah hal teknis terkait pelaksanaan.

Protokol penanganan Covid-19 menjadi salah satu faktor utama yang mesti diperhitungkan dalam pelaksanaan Pilkada yang akan berlangsung serentak di 270 daerah --9 provinsi, 37 kota dan 224 kabupaten.

Apalagi dengan kenyataan bahwa hingga pertengahan Agustus 2020, tren kasus Covid-19 masih pada angka dan grafik yang mengkhawatirkan di berbagai daerah di Indonesia.

Sementara, berdasarkan jadwal yang telah disesuaikan, awal September pendaftaran bakal calon kepala daerah sudah bakal dibuka.

Sejauh ini, pihak KPU sendiri sebagai penyelenggara pemilihan umum, sudah menyatakan kesiapannya untuk pelaksanaan Pilkada 2020 ini termasuk meski harus menyesuaikan dengan protokol Covid-19 dan mengikuti susunan jadwal baru. Sosialisasi bahkan simulasi pun sudah dilaksanakan, di mana dalam berbagai kesempatan KPU menyatakan optimistis dapat menyelenggarakan agenda politik besar ini dengan lancar.

Lalu, akan seperti apa Pilkada 2020 yang digelar serentak di ratusan daerah se-Indonesia di tengah masa pagebluk --istilah lain untuk pandemi-- ini?

Selain itu, sudah sejauh mana persiapan KPU untuk memastikan kelancarannya? Bagaimana pelaksanaan tahapan-tahapan Pilkada, termasuk kampanye dan pemungutan suara yang sudah dirancang KPU? Bagaimana dengan kemungkinan dan antisipasi rendahnya angka persentase pemilih?

Lebih jauh lagi, bagi calon peserta Pilkada 2020, bagaimana pula mereka akan menyiasati masa pandemi ini, terutama dalam konteks kampanye dan memastikan keterpilihan mereka? Apakah kampanye digital akan menjadi andalan utama dan bakal seperti apa kira-kira? Adakah solusi lain yang juga bisa mereka tawarkan, tidak saja terkait keikutsertaannya dalam Pilkada tapi juga bagi pelaksanaan agenda politik ini secara umum?

Untuk menjawab berbagai pertanyaan seputar Pilkada 2020, Suara.com mengelar seminar virtual atau webinar dengan tema "Kampanye Pilkada Kala Pagebluk: Cara Politikus Jaga Warga dan Demokrasi Tetap Sehat".

Acara webinar itu akan dilaksanakan pada Jumat (28/8/2020) siang ini mulai pukul 14.00 - 16.00 WIB.

Webinar ini bisa ditonton secara langsung dengan mengeklik tautan di laman Suara.com atau page Facebook Suara.com, akun Instagram Suara.com ataupun kanal YouTube Suara.com. Untuk mengikuti webinar via Zoom bisa diklik di sini.

Webinar sekaligus peluncuran Suara.com Regional di 14 provinisi ini akan diikuti sejumlah pembicara berkompeten. Di antaranya Komisioner KPU RI I Made Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, dan Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar.

Selanjutnya dari DPR RI ada Mardani Ali Sera. Tak ketinggalan hadir dua kepala daerah, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Berikutnya ada dua nama kandidat atau bakal calon di Pilkada 2020. Mereka adalah bakal calon di Pilkada Tangerang Selatan Rahayu Saraswati dan bakal calon Pilkada Kota Makassar, Irman Yasin Limpo. Ditambah dari kalangan peneliti/pengamat politik, Saidiman Ahmad, yang juga akan turut berbicara dalam acara ini.

Terkait

Terkini