Kamis, 26 November 2020

Menyesal, Mia Khalifa Berharap Perempuan Tak Terjun ke Industri Film Porno

Mia Khalifa mengaku masih dihantui film porno yang sempat dibintanginya.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
cloud_download Baca offline
Ilustrasi model seksi. (Unsplash/Verne Ho)
Ilustrasi model seksi. (Unsplash/Verne Ho)

Dewiku.com - Nama Mia Khalifa dikenal sebagai salah satu aktris film dewasa terpopuler. Bahkan, meski kini sudah pensiun, namanya masih banyak dicari di situs Pornhub.

Walau demikian, dia bisa dibilang tak bangga dengan pencapaian itu. Baru-baru ini, dia bahkan memohon agar para perempuan lain tak mengikuti jejaknya terjun ke industri film dewasa demi uang.

Mia Khalifa yang kini berusia 27 tahun diketahui sempat terjun ke industri film dewasa pada 2014 lalu.

Saat itu, Mia Khalifa menjadi aktris dewasa selama tiga bulan. Dia memerankan 11 film porno dalam jangka waktu tersebut.

Melansir laman The Sun, Mia mengaku kalau kesebelas film itu terus menghantuinya hingga kini meski dia sudah pensiun.

Mia Khalifa (instagram.com/miakhalifa)
Mia Khalifa (instagram.com/miakhalifa)

"Jam-jam saat aku mendapat serangan kepribadian disosiatif karena mengingat ratusan juta orang melihatku dalam kondisi terendah, paling toksik, dan paling tak berkarakter dalam tiga bulan hidupmu saat usiamu baru 21," ungkap Mia Khalifa.

Tidak hanya menyebut industri film porno sebagai sesuatu yang toksik, Mia Khalifa juga merespons pengguna TikTok yang menyebut kalau film dewasa adalah cara cepat mencari uang.

"Jangan lakukan... ini tak sepadan," kata Mia berkomentar.

Terlepas dari kepopulerannya, Mia Khalifa mengaku jika dia cuma mendapat uang sebesar 9.600 poundsterling atau sekitar Rp170 juta dari masa-masanya sebagai aktris porno.

Dia juga merasa sama sekali tak mendapat keuntungan apapun hingga sekarang.

Ilustrasi bintang porno. (Unsplash/Devin Edwards)
Ilustrasi bintang porno. (Unsplash/Devin Edwards)

Selama menjadi bintang film porno, nyawa Mia Khalifa bahkan sempat terancam karena pernah tampil mengenakan hijab dalam salah satu video. Padahal, saat itu dia terikat kontrak dan hanya dipaksa untuk melakukan video tersebut.

Sebagai tambahan, aktris film porno seperti Mia Khalifa juga mengalami kesulitan untuk menghapus video mereka karena tekanan yang ada.

"Kesebelas video itu bakal menghantuiku sampai aku meninggal, dan aku tak ingin perempuan lain mengalaminya, tidak ada yang berhak mengalaminya," kata Mia Khalifa.

Terkait

Terkini