Minggu, 27 September 2020

Jadi Bagian New Normal, 6 Tips Nyaman Pakai Masker Seharian

Ketika new normal diberlakukan, pentingnya penggunaan masker tetap tak boleh dilupakan.

Rima Sekarani Imamun Nissa
cloud_download Baca offline
Ilustrasi perempuan menggunakan masker. (Pixabay/Juraj Varga)
Ilustrasi perempuan menggunakan masker. (Pixabay/Juraj Varga)

Dewiku.com - Berbagai hal terkait rencana penerapan kebijakan new normal Indonesia masih terus menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Bagaimana semestinya masyarakat bersikap dan berperilaku ketika new normal nanti?

Penggunaan masker wajah untuk melindungi diri sendiri maupun orang lain dari penyebaran virus corona Covid-19 bakal menjadi bagian dari new normal. Namun, pemakaian sehari-hari untuk waktu yang lama bukan cuma tidak nyaman, melainkan juga bisa menyebabkan iritasi pada kulit wajah.

Melansir Yourtango, Robert Raimondi DDS dari One Manhattan Dental menyambut baik adanya tren membuat masker sendiri di rumah. Meski demikian, dia juga mengingatkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar masker nyaman digunakan seharian.

Olahraga menggunakan masker. (Shutterstock)
Olahraga menggunakan masker. (Shutterstock)

1. Masker terasa pas di wajah

Masker yang baik mesti pas di wajah, tidak terlalu longgar atau malah sangat ketat.

"Jika Anda memakai masker yang dililitkan telinga dan itu menyakitkan telinga Anda, itu terlalu ketat. Kami merekomendasikan untuk mendapatkan yang cocok," ucap Raimondi.

2. Pastikan Anda bisa bernapas dengan baik

Jika Anda merasa kesulitan bernapas saat menggunakan masker, itu malah bisa membuat Anda sakit. Jika tidak, Anda malah ingin melepasnya saja dan itu jelas bukan pilihan aman.

Pilih masker dengan ukuran yang tepat. Ketika menggunakannya, cobalah bernapas seperti biasa. Lalu, cobalah untuk berbicara. Perhatikan jika napas Anda terasa semakin berat.

Jika memang demikian, ganti dengan masker yang lebih nyaman tetapi tetap sesuai standar kesehatan.

3. Pentingnya menata rambut

Jika mempunyai rambut panjang dan tali masker cukup melar, Anda bisa menguncir atau menyanggul rambut Anda, lalu lilitkan tali masker hingga bagian belakang kepala, bukan di telinga.

Dr.Stephen Loyd, M.D., Kepala Petugas Medis di JourneyPure mengatakan hal itu dapat membantu beberapa orang menghilangkan tekanan berlebih di telinga.

Ilustrasi mencuci masker kain. (Shutterstock)
Ilustrasi mencuci masker kain. (Shutterstock)

4. Perhatikan bahan yang digunakan untuk membuat masker

Masker kain, paling baik terbuat dari 100 persen katun. Menurut Lloyd, katun lebih dingin dari polister sehingga tak gampang gerah. Selain itu, masker kain katun lebih ramah untuk pernapasan sehingga nyaman dipakai seharian.

5. Jangan mengoleskan losion pada masker

Anda mungkin pernah dengar orang menyarankan untuk mengoleskan losion pada masker untuk menghindari iritasi kulit. Namun, dokter justru tidak merekomendasikannya.

Demi menjaga kelembapan kulit dan menghindari iritasi, lebih baik gunakan produk skincare andalan secara optimal saat berada di rumah dan tentunya sedang butuh tak memakai masker.

6. Ganti masker secara berkala

Kalau Anda menggunakan masker kain, walau memang bisa digunakan berulangkali setelah dicuci, ada masanya itu harus diganti dengan yang baru. Hal itu misalnya ketika kainnya terasa usang, menipis, atau malah robek. Begitu pula saat tali pengaitnya mulai kendor.

Lloyd mengatakan, "Kalau Anda sudah mencuci masker kain Anda yang bisa digunakan berulang kali, itu mungkin mulai terasa gatal, aus, atau tipis, menambah ketidaknyamanan. Dalam hal ini, saatnya membuang yang itu dan membuat yang baru."

Bagaimana? Apakah kamu sudah merasa semakin siap menyambut penerapan new normal?

Terkait

Terkini