Minggu, 27 September 2020

Bikin Heboh Pakai Bikini di Balik APD, Perawat Ini Dapat Tawaran Jadi Model

Sosok perawat asal Rusia tersebut sempat menjadi viral di media sosial.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
cloud_download Baca offline
Ilustrasi tenaga kesehatan. (Pixabay/272447)
Ilustrasi tenaga kesehatan. (Pixabay/272447)

Dewiku.com - Seorang perawat asal Rusia beberapa waktu lalu sempat menjadi viral di media sosial. Dirinya tampak cuma memakai pakaian dalam di balik APD tembus pandang.

Foto perawat itu menjadi viral setelah beredar di media sosial Twitter. Bahkan, perawat yang bernama Nadia itu sampai terancam mendapat teguran keras.

Namun, Nadia yang berumur 23 tahun itu, belakangan dikabarkan mendapat dukungan publik. Sejumlah dokter dan tenaga medis lain pun membela perawat yang bekerja di Tula Regional Clinical Hospital tersebut.

Melansir Daily Mail, para dokter dan tenaga medis lain mengklaim bahwa ada kelangkaan stok pakaian medis yang semestinya dipakai sebagai pelapis APD.

Selain itu, perawat ini juga telah memberitahu pihak rumah sakit bahwa suhu di sana "sangat panas" jika dirinya mengenakan baju lain.

Viral foto seorang perawat yang hanya mengenakan pakaian dalam di balik APD-nya.[Twitter/@newstula]
Viral foto seorang perawat yang hanya mengenakan pakaian dalam di balik APD-nya.[Twitter/@newstula]

"Kini dia sangat stres," ujar salah satu rekan kerja Nadia kepada koran Komsomolskaya Pravda.

"Dia sangat syok dan takut kehilangan pekerjaannya."

Sementara itu, Kepala Perkumpulan Dokter di Rusia, Dr Anastasia Vasilyeva juga telah menyatakan dukungannya untuk Nadia.

"Kalau dia meminta, kami akan melindunginya."

"Fakta bahwa kualitas APD sangat tipis dan tak sesuai standar adalah masalah manajemen, bukan si perawat," tambahnya. "Kita tak perlu memperhatikan baju dalamnya, tapi gaun pelindungnya yang tidak sesuai standar."

Menurut Dr Anastasia Vasilyeva, APD tak seharusnya dibuat dari bahan transparan. Selain itu, perawat yang bernama Nadia itu juga tak bisa dibilang melanggar hukum.

"Petugas medis juga tidak suka memakai baju transparan, tapi tak ada yang lain," tambah perawat Oksana Drybo yang bekerja dengan Nadia.

Bahkan, seorang politikus bernama Vitaly Milonov juga menegaskan bahwa perawat tersebut tidak perlu dihukum.

Di sisi lain, masih ada kemungkinan perawat ini akan kehilangan pekerjaannya. Namun, tak disangka, pemilik brand lingerie Miss X diketahui ingin meminta Nadia menjadi model mereka.

"Kami ingin perawat dari Tula tersebut untuk menjadi model merek pakaian dalam kami," ungkap Anastasia Yakusheva.

"Kami siap mengirimkan beberapa produk eksklusif, dan di masa depan kami siap membuat kontrak dengannya," imbuhnya soal sosok si perawat yang viral itu.

Terkait

Terkini