Selasa, 29 September 2020

Bisa Dicoba di Rumah! Viral Tutorial Bikin Masker Kain Berfilter

Tertarik bikin masker kain berfilter sendiri di rumah?

Rima Sekarani Imamun Nissa
cloud_download Baca offline
Ilustrasi masker medis. (Pixabay/Christian Slater)
Ilustrasi masker medis. (Pixabay/Christian Slater)

Dewiku.com - Seorang perempuan berbasis di Kuala Lumpur, Malaysia, berbagi tutorial membuat masker kain yang menggunakan filter. Video tutorial yang diunggah ke YouTuber itupun telah ditonton lebih dari 1 juta kali.

Adalah Ching Ng, seorang perempuan di balik studio jahit Maker's Habitat di Kuala Lumpur. Ching biasanya membuka kelas jahit, mulai dari tas hingga baju.

Namun, adanya pandemi virus corona Covid-19 saat ini, membuat dirinya banting setir dan memilih menjahit masker kain.

"Seorang rekanku membagikan unggahan Facebook padaku soal masker kain dengan kantung filter yang ditulis oleh Dr Chen Guanting dari Taiwan, dan kami berpikir itu adalah ide bagus untuk menggantikan masker bedah yang lebih dibutuhkan tenaga medis garda depan dan yang sakit," ungkap Ching Ng seperti dikutip Suara.com---jaringan Dewiku.com dari AsiaOne.

Saat itu, Ching mengaku merasa sayang karena telah membuang-buang masker bedah. Ching kemudian mengikuti solusi dari Dr Chen di mana ia penggunakan masker kain berkantung filter untuk mengurangi penggunaan masker bedah.

Ia juga ingin menunjukkan kepada semua orang bahwa mudah untuk membuat masker kain tersebut. Hal yang dibutuhkan cuma alat jahit dan kemampuan jahit dasar.

Lewat video sederhana berdurasi 3 menit 19 detik, Ching menunjukkan kemampuannya membuat masker dalam waktu singkat.

"Cukup mengejutkan ya, mempertimbangkan ini adalah video pertama kalinya kita unggah di kanal kami, yang dibuat cuma demi video ini," kata Ching.

Video tersebut setidaknya telah ditonton 1.8 juta kali dengan enam puluh persen penontonnya berasal dari Amerika Serikat.

Masker kain berfilter (Maker's Habitat)
Masker kain berfilter (Maker's Habitat)

"Sangat penting untuk memahami apa fungsi dari masker kain. Jika Anda menuju area yang ramai atau berisiko tinggi, tentu masker bedah akan melindungi Anda lebih baik, terutama bila Anda sudah berusia lanjut," tutur Ching Ng.

Ia melanjutkan, menurut studi, masker kain cuma bisa menangkap sekitar 50 persen partikel virus yang lima kali lebih kecil dari virus corona. Sementara masker bedah bekerja 89 persen.

Karena itu, rekomendasi Dr Chen adalah orang yang sehat yang menggunakan masker kain mesti mengganti filternya setiap hari.

Di Malaysia, Ching Ng dan rekan-rekannya menjahit masker kain untuk kelompok kecil pekerja organisasi non pemerintah dan menanyakan pada dokter apa yang dapat mereka jahit untuk membantu rumah sakit.

"Di seluruh dunia terjadi penipisan stok APD (alat pelindung diri) khusus medis, dan sangat membahagiakan untuk melihat para penjahit menanyakan apa yang dapat mereka lakukan unuk membantu," ujar Ching Ng.

Ching Ng lalu memberikan tips untuk kebersihan dalam menggunakan masker. Pertama, cuci dan keringkan kedua tangan sebelum memakai masker

Kedua, atur masker agar bisa sesuai dengan bentuk wajah, Anda dapat mengikat talinya lebih kencang jika dibutuhkan. Ketika masker sudah nyaman dipakai, Anda tak lagi perlu menyentuh wajah Anda atau maskernya untuk menyesuaikan ulang.

Ketiga, jika Anda berkeringat banyak, persiapkan masker ganti sehingga Anda bisa berganti ke yang baru kalau dibutuhkan. Masker kain harus dicuci setiap hari. (*Frieda Isyana Putri)

Terkait

Terkini