Minggu, 29 Maret 2020

Warganet Geram, Pria Ini Jilati Barang di Toko saat Pandemi Covid-19

Aksinya bikin resah warganet.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rima Suliastini
cloud_download Baca offline
Ilustrasi penyebaran virus corona. (Pixabay/Gerd Altmann)
Ilustrasi penyebaran virus corona. (Pixabay/Gerd Altmann)

Dewiku.com - Di tengah imbauan untuk jaga jarak dan menjaga kebersihan, ternyata masih ada saja oknum yang tak paham betapa bahayanya virus corona. Begitulah, tidak semua orang patuh dan menuruti anjuran pemerintah untuk menjaga kebersihan.

Beberapa di antara mereka justru membuat aksi nyeleneh yang meresahkan warga. Contohnya adalah aksi yang dilakukan oleh pria satu ini.

Melalui video singkat, ia sesumbar tidak peduli dengan virus corona dan menganggap remeh anjuran pemerintah untuk menjaga kebersihan tubuh, termasuk tak boleh sering menyentuh area wajah.

"Siapa yang takut virus corona? Jangan sentuh mulutmu?" kata pria tersebut.

Setelah itu, ia melanjutkan aksinya dengan menjilati sederet barang yang di sebuah supermarket. Ia menyeret mulutnya dengan lidah terjulur hingga semua barang terkena air ludahnya.

Aksi pria jilati barang di supermarket. (Twitter/@ezralevant)
Aksi pria jilati barang di supermarket. (Twitter/@ezralevant)

Video singkat itu langsung viral setelah dibagikan oleh Antifa Public Watch (APW). Presenter kondang Piers Morgan sampai tersulut emosi melihat aksinya.

"Temukan dia, tangkap, tahan dan tolak perawatan kesehatan untuknya kalau ia tertular virus corona. Lihat nanti bagaimana bocah tengil ini merasakan sesak nafas," tulis Piers lewat akun Twitter miliknya.

Aksi pria jilati barang di supermarket. (Twitter/@ezralevant)
Aksi pria jilati barang di supermarket. (Twitter/@ezralevant)

Akibatnya, aksi pria ini jadi semakin viral dan banyak warganet yang ikut geram ketika mengetahuinya. Ada yang mengatakan sikapnya melanggar hukum, ada juga yang menyarankan pria ini untuk segera ditangkap.

"Hal yang ia lakukan sebenarnya tindakan kriminal," tulis seorang warganet.

Terkait

Terkini