Selasa, 11 Agustus 2020

Lagi Mabuk Berat, Wanita Ini Jadi Pelaku Pelecehan Seksual di Pesawat

Penumpang wanita ini melakukan pelecehan seksual setelah menenggak minuman keras di dalam pesawat.

Rima Sekarani Imamun Nissa
cloud_download Baca offline
Penumpang pesawat. (Pixabay/Free-Photos)
Penumpang pesawat. (Pixabay/Free-Photos)

Dewiku.com - Seorang penumpang pesawat mesti berurusan dengan pihak berwajib setelah melakukan hal konyol di dalam pesawat. Dia bertindak di luar batas akibat pengaruh alkohol.

Melansir dari The Sun, Rabu (5/2/2020) kemarin, penumpang pesawat bernama Louise Whyte melakukan pelecehan berupa penyerangan secara seksual kepada penumpang lain.

Dijelaskan, perempuan berusia 38 tahun ini mengajak seorang pria untuk bercinta dengan menunjukkan tindakan sesual.

Louise yang mulanya duduk bersama anak perempuannya lantas berpindah ke kursi tempat pria yang berada tak jauh dari tempat duduknya.

Louise sebelumnya telah bertemu dengan pria ini di area bea cukai. Ketika tengah duduk bersebelahan, Louise pun meminta vodka yang dibawa oleh si pria.

Ilustrasi Penumpang Pesawat Wanita (Pexels/Tim Gouw)
Ilustrasi Penumpang Pesawat Wanita (Pexels/Tim Gouw)

Selepas meminum beberapa tegukan vodka inilah, Louise mulai mabuk dan bertingkah aneh. Tidak tanggung-tanggung, dihadapan si pria, Louise menurunkan celana panjang serta celana dalamnya.

Melihat kelakuan Louise, si pria pun beberapa kali mencoba menghentikan aksi perempuan ini. Namun, Louise terus saja merayu pria tersebut.

Akhirnya, si pria melaporkan apa yang terjadi kepada kru kabin dengan menekan tombol panggilan.

Ilustrasi Penumpang Pesawat (Pexels/Skitterphoto)
Ilustrasi Penumpang Pesawat (Pexels/Skitterphoto)

Saat pesawat mendarat di Dalaman, kru kabin pun memutuskan untuk menahan Louise dan putrinya, lalu membawa mereka kembali ke Manchester.

Atas perbuatannya tersebut, Louise diadili dengan tuduhan penyerangan seksual dan mabuk di pesawat terbang.

Pada akhirnya, Louise mengakui kesalahannya yang telah melakukan pelecehan seksual. Pengadilan Minshull Street Crown lalu menjatuhi hukuman enam bulan penjara, skors selama satu tahun serta mengharuskan Louise mematuhi jam malam dari pukul 8 malam hingga 6 pagi. (*Fitri Asta Pramesti)

Terkait

Terkini