Minggu, 05 Juli 2020

Pangeran William Terima Gelar Baru dari Ratu Elizabeth II

Gelar ini diberikan pasca Pangeran Harry mundur dari anggota senior Kerajaan Inggris.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rima Suliastini
cloud_download Baca offline
Pangeran William dan Kate Middleton. (Instagram/@kensingtonroyal)
Pangeran William dan Kate Middleton. (Instagram/@kensingtonroyal)

Dewiku.com - Pasca mundurnya Pangeran Harry dari anggota senior kerjaan, Ratu Elizabeth II terus melakukan perbaikan dalam jajarannya, termasuk memutar daftar gelar anggota Kerajaan Inggris.

Terbaru, Ratu Elizabeth II memberikan gelar baru untuk Pangeran William, yakni sebagai Lord High Commissioner baru untuk Majelis Umum Gereja Skotlandia pada Sabtu (25/01/2020) akhir pekan lalu. 

Melansir USA Today yang dirangkum dari situs resmi Kerajaan Inggris, gelar ini sebelumnya dipegang oleh Putri Anne yang diwariskan dari Richard Scott, Duke of Buccleuch ke-10.

Menjalankan tugasnya yang baru, Pangeran William akan menjadi perwakilan pribadi Kerajaan Inggris untuk Gereja Skotlandia dalam melakukan berbagai kunjungan resmi serta tugas-tugas seremonial.

Ratu Elizabeth II. (Instagram/@theroyalfamily)
Ratu Elizabeth II. (Instagram/@theroyalfamily)

Pasca Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle, hengkang dari anggota senior kerajaan, Kerajaan Inggris memang seolah terseok dalam menjalankan kembali rutinitasnya.

Berbagai perombakan dilakukan agar semua tugas kerajaan tetap bisa berjalan lancar.

Bahkan, Pangeran William dan Kate Middleton bakal sering melakukan kunjungan seorang diri agar bisa memenuhi slot kosong yang ditinggalkan oleh Pangeran Harry dan Meghan Markle.

Pangeran Harry mengumumkan mundur dari anggota kerajaan. (Instagram/@sussexroyal)
Pangeran Harry mengumumkan mundur dari anggota kerajaan. (Instagram/@sussexroyal)

Sementara itu, kini setelah gelar 'His Royal Highness' milik Pangeran Harry dicabut, ia bisa bernafas lega karena bisa melanjutkan hidup tanpa tekanan.

Langkah pertama yang ia lakukan adalah menyusul anak dan istrinya ke Kanada untuk kemudian memulai kehidupan baru sebagai warga biasa yang tidak menikmati dana publik.

Terkait

Terkini