Sabtu, 06 Juni 2020

Gunakan Ambulans sebagai Mobil Pengantin, Pasangan Ini Hujan Nyinyiran

Warganet menyebut tak semestinya ambulans dipakai untuk hal seperti itu.

Rima Sekarani Imamun Nissa
cloud_download Baca offline
Ilustrasi upacara pernikahan. (Unsplash/Luis Tosta)
Ilustrasi upacara pernikahan. (Unsplash/Luis Tosta)

Dewiku.com - Konsep pernikahan impian memang dapat sangat beragam. Banyak pasangan bahkan rela melakukan sesuatu yang benar-benar berbeda demi menciptakan momen tak terlupakan di hari pernikahan mereka.

Anda mungkin pernah mendengar pengantin mengenakan gaun dengan ekor super panjang, acara pernikahan bawah laut atau malah di ketinggian, hingga aneka mas kawin unik dan nyeleneh. Semua itu pada dasarnya hanya untuk menunjukkan betapa unik dan serunya pernikahan mereka.

Melansir World of Buzz, Senin (30/12/2019), baru-baru ini ada pasangan pengantin yang diketahui melakukan hal unik untuk pernikahan mereka. Dalam sebuah unggahan Facebook, tampak bahwa mereka tiba di lokasi pernikahan dengan menaiki ambulans.

Ada dua ambulans yang dioperasikan. Tak hanya itu, sirene ambulans juga dinyalakan, seolah memang sedang terjadi situasi darurat.

Begitu sampai lokasi pernikahan, seorang pengantin wanita tampak keluar dari salah satu ambulans. Dia mengenakan gaun putih dan membawa buket bunga, lengkap dengan mahkota yang menghiasi kepala.

Ilustrasi ambulans. (Pixabay/arembowski)
Ilustrasi ambulans. (Pixabay/arembowski)

Uniknya, dia tampak dibawa keluar dalam kondisi berbaring di tandu ambulans. Dia juga didorong masuk menuju gedung pernikahan.

Pengantin wanita ini kemudian disambut sang mempelai pria yang terlihat mengalungkan stetoskop di lehernya. Ternyata, dia diketahui bekerja sebagai petugas medis.

Meskipun terbukti memiliki konsep pernikahan impian yang unik dan menarik, warganet tampaknya berpikiran lain. Banyak yang mempermasalahkan fungsi ambulans yang semestinya tak dipakai untuk kepentingan pribadi.

Gunakan Ambulans sebagai Mobil Pengantin, Pasangan Ini Hujan Nyinyiran - 2

Warganet mengatakan ambulans harusnya tak boleh dimanfaatkan selain untuk keadaan darurat. Ada juga yang menyoroti sirene yang juga tak boleh dinyalakan secara sembarangan.

Menanggapi beragam komentar negatif, sang mempelai pria pun angkat bicara. Dia mengatakan bahwa mereka tak menggunakan ambulans dari departemen kesehatan yang dioperasikan rumah sakit pemerintah, melainkan penyedia layanan ambulans swasta.

"Sirene dinyalakan pada menit terakhir sebelum memasuki kompleks aula. Oleh karenanya, tidak perlu melemparkan komentar kebencian kepada saya," ujar pria yang tak disebutkan namanya itu.

Terkait

Terkini