Selasa, 27 Oktober 2020

Curhat Jadi Korban Pelecehan, Warganet Malah Salahkan Gaya Hijab Wanita Ini

Bukannya memberikan dukungan, beberapa warganet justru mengomentari cara korban berpakaian.

Rima Sekarani Imamun Nissa
cloud_download Baca offline
Perempuan berhijab. (Unsplash/Ifrah Akhter)
Perempuan berhijab. (Unsplash/Ifrah Akhter)

Dewiku.com - Tak mudah bagi korban pelecehan untuk mengungkapkan perlakuan tidak menyenangkan yang diterimanya demi mendapat keadilan. Ironisnya, reaksi publik belum tentu positif dan mendukung langkah berani si korban.

Belum lama ini, seorang perempuan berbagi pengalaman buruknya mendapat pelecehan seksual dari pria tak dikenal di Instagram.

Melansir World of Buzz, Minggu (29/12/2019), awalnya pria itu memanggil korban dengan sebutan "sayang" dan secara blak-blakan mengomentari ukuran payudara korban.

Pria tak dikenal itu lalu meminta korban mengiriminya foto telanjang. Dia melanjutkan aksinya dengan mengirim foto-foto korban dan mengatakan telah menggunakannya sebagai objek masturbasi.

Pria tersebut juga mengungkapkan bahwa dirinya ingin melihat dan menyentuh payudara korban.

Ilustrasi korban kekerasan atau pelecehan seksual - (Pixabay/Anemone123)
Ilustrasi korban pelecehan. (Pixabay/Anemone123)

Korban pun mengunggah tangkapan layar pesan yang dikirim si pria di media sosial Twitter. Namun, tak disangka warganet justru menyerangnya dengan komentar bernada menyalahkan korban.

Korban kebetulan memang mengenakan hijab. Namun, beberapa warganet menilai gaya hijab korban kurang ideal, termasuk karena bagian depannya dianggap kurang panjang sehingga tak menutupi seluruh area dada.

Seorang perempuan mengacungkan tangan tandan penolakan. Ilustrasi pelecehan seksual. [Shutterstock]
Ilustrasi melawan pelecehan seksual. (Shutterstock)

Wanita ini kemudian menanggapi komentar-komentar tersebut dengan tegas. Dia tak habis pikir mengapa korban pelecehan seperti dirinya justru dianggap sebagai pihak yang bersalah. Di sisi lain, tindakan si pelaku seolah malah mendapatkan pembenaran.

"Predator akan tetap menjadi predator, tidak peduli seperti apa gaya hijabmu dan apa yang kamu kenakan," ungkapnya.

"Orang-orang memintaku untuk menghapus cuitan ini tapi aku tak akan melakukannya karena wanita dengan atau tanpa hijab di seluruh dunia mengalami pelecehan seksual setiap hari," ujar dia.

Terkait

Terkini