Senin, 09 Desember 2019

Keseruan Pertunjukan #NOISEXY Biennale Jogja 2019, Hadirkan Seniman Taiwan!

Seniman asal Taiwan, Betty Apple, menyajikan pertunjukan bunyi kontemporer yang sangat menarik.

Rima Sekarani Imamun Nissa
Pertunjukan Bunyi Kontemporer turut memeriahkan rangkaian Biennale Jogja XV di Bilik Taiwan (Helutrans Art Space), Sabtu (2/11/2019) akhir pekan kemarin. (Istimewa/Dok.Biennale Jogja XV Equator #5)
Pertunjukan Bunyi Kontemporer turut memeriahkan rangkaian Biennale Jogja XV di Bilik Taiwan (Helutrans Art Space), Sabtu (2/11/2019) akhir pekan kemarin. (Istimewa/Dok.Biennale Jogja XV Equator #5)

Dewiku.com - Pertunjukan Bunyi Kontemporer turut memeriahkan rangkaian Biennale Jogja 2019 di Bilik Taiwan (Helutrans Art Space), Sabtu (2/11/2019) akhir pekan lalu.

Acara bertajuk #NOISEXY itu menghadirkan Betty Apple, seniman asal Taiwan yang berkolaborasi dengan Cat-Ether dari Indonesia (ID) serta Teenage Granny (PH).

Pertunjukkan #NOISEXY ini dibuka oleh aksi Graea (ID) yang menyajikan pertunjukan eksperimental suara.

Dalam rilis yang diterima DewiKu.com, Kamis (7/11/2019) lalu, Betty Apple disebut menggunakan politik tubuh dan performativitas sebagai bingkai kerjanya. Itu sekaligus menggambarkan pengalaman hidupnya sebagai seorang milenial yang hidup di konteks poskolonial Taiwan.

Karya Betty Apple mengapropriasi objek-objek simbolis dari kebudayaan kitsch dan masyarakat konsumer sebagai elemen bunyi, di mana objek-objek yang diproduksi massal dimaksudkan sebagai erotisisme dan pertunjukan.

Pertunjukan Bunyi Kontemporer turut memeriahkan rangkaian Biennale Jogja XV di Bilik Taiwan (Helutrans Art Space), Sabtu (2/11/2019) akhir pekan kemarin. (Istimewa/Dok.Biennale Jogya XV Equator #5)
Pertunjukan Bunyi Kontemporer turut memeriahkan rangkaian Biennale Jogja XV di Bilik Taiwan (Helutrans Art Space), Sabtu (2/11/2019) akhir pekan kemarin. (Istimewa/Dok.Biennale Jogja XV Equator #5)

Tujuannya adalah mempelajari teks suara yang penuh chaos dan histeris serta diciptakan dari dalam ke luar, terdistorsi oleh gangguan dari manusia maupun objek-objek.

Sementara itu, Betty Apple juga sempat bertemu dan berdiskusi dengan beberapa seniman perempuan dalam skena bunyi dan musik selama berada di Jogja. Pertunjukan #NOISEXY di Biennale Jogja 2019 adalah perayaan atas perjumpaan-perjumpaan itu.

Terkait

Terkini