Senin, 26 Oktober 2020

Fakta Menarik, Ternyata Traveling Lebih Bikin Bahagia daripada Menikah

Hormon pemicu bahagia dilepaskan tubuh ketika traveling.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yasinta Rahmawati
cloud_download Baca offline
Liburan ke pantai. (Unsplash/Artem Bali)
Liburan ke pantai. (Unsplash/Artem Bali)

Dewiku.com - Menikah selalu dibingkai imajinasi membawa perasaan bahagia. Namun studi baru menyebutkan traveling atau liburan lebih membuat bahagia ketimbang menikah.

Seperti dilansir dari Times of India, sebuah survei yang dilakukan oleh laman pencari dan agregator biaya perjalanan Booking.com menemukan bahwa ada sejumlah aktivitas yang ternyata memberi kebahagiaan lebih besar daripada hari pernikahan.

Tim peneliti bertanya pada 17 ribu orang dari 17 negara guna mendapatkan opini tentang tema kebahagiaan.

Menariknya, sebanyak 49 persen partisipan mengatakan mereka merasa lebih bahagia saat pergi traveling atau liburan dibandingkan saat hari pernikahan.

Setengah dari peserta penelitian mengklaim kalau mereka merasa bepergian lebih menggairahkan ketimbang kencan.

Liburan di pantai. (Pixabay/Pexels)
Liburan di pantai. (Pixabay/Pexels)

Selain itu, 45 persen menyatakan dorongan emosional yang mereka terima saat bepergian bahkan lebih besar daripada apa yang mereka rasakan ketika bertunangan maupun saat menikah.

Bahkan, sekitar 29 persen partisipan mengaku bepergian membuat lebih bahagia daripada menjadi orangtua.

Para peneliti pun menyimpulkan, traveling dapat menjadi rahasia di balik kebahagiaan yang sebenarnya.

Hobi traveling. (Unsplash/Ibrahim Rifath)
Hobi traveling. (Unsplash/Ibrahim Rifath)

Pasalnya, ketika traveling, tubuh melepaskan hormon endorfin dan oksitosin. Kedua hormon tersebut bertanggung jawab dalam memicu perasaan bahagia.

Bagaimana menurutmu? Sepakat dengan hasil penelitian ini?

Terkait

Terkini