Jum'at, 24 Januari 2020

Bos Idaman! 9 Karyawati Diberi Hadiah Tas Gucci

Ia memberika tas Gucci seharga Rp 10,5 juta.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yasinta Rahmawati
cloud_download Baca offline
Karyawati mendapat hadiah tas Gucci. (Twitter/@promivvv)
Karyawati mendapat hadiah tas Gucci. (Twitter/@promivvv)

Dewiku.com - Mendapatkan apresiasi dari kantor atau bos tentu sangat menyenangkan, terlebih kalau apresiasi itu berupa barang mewah seperti tas Gucci.

Abul Iman, seorang bos di firma akuntan, baru-baru ini disebut memberikan hadiah spesial pada 9 karyawatinya berupa tas mewah Gucci senilai total Rp 172 juta

Abul Iman mengaku memberikan hadiah itu sebagai bentuk penghargaan. Para karyawan itu dinilai telah berkontribusi besar pada perusahaan.

Seperti melansir Mirror, seorang karyawati yang menerima hadiah, Nilima Promi, tak bisa menyimpan kebahagiaannya sendirian.

Ia pun mengunggah hadiah tas Gucci senilai Rp 10,5 juta per picisnya itu ke media sosial. Karyawati berusia 22 tahun tersebut mengunggah foto di akun Twitter miliknya, memperlihatkan tas Gucci mereka.

"Bosku membelikan kami semua tas Gucci," tulis Nilima sebagai keterangan foto.

Sejak diunggah, postingan itu telah menarik lebih dari 5 ribu retweets dan 35 ribu likes sehingga viral di Twitter.

Karyawati mendapat hadiah tas Gucci. (Twitter/@promivvv)
Karyawati mendapat hadiah tas Gucci. (Twitter/@promivvv)

Warganet pun segera menyerbu dengan komentar beragam. Mereka juga ingin memiliki bos idaman sepertinya.

"Saya butuh bos yang kayak gini," ujar seorang warganet.

"Apa bosmu masih butuh tukang bersih-bersih?" imbuh yang lain.

Namun tentu saja tetap ada warganet yang nyinyir. "Saya penasaran, ada maksud tersembunyi apa ya dari bosmu ini? Apa dia akan minta sesuatu untuk balas budi?" komentar seorang warganet.

Karyawati mendapat hadiah tas Gucci. (Twitter/@promivvv)
Karyawati mendapat hadiah tas Gucci. (Twitter/@promivvv)

Sementara itu, selain foto hadiah tas Gucci, Nilima ternyata juga melengkapi tautan lowongan kerja di kantornya. Karena hal itu, Abul Iman kini jadi kebanjiran surat lamaran kerja.

"Aku berusaha keras dari bawah dan aku tidak lupa bagaimana dulu, dan betapa beruntungnya aku sekarang. Jadi, adalah baik untuk memberi sedikit. Kini, saya kebanjiran surat lamaran pekerjaan karena seorang staf saya yang berbagi cerita di medsos," ungkap Abul Iman.

Terkait

Terkini