Jum'at, 24 Januari 2020

Hidup Tanpa Kantong Plastik, Wanita Ini Jadi Lebih Hemat dan Sehat

Awalnya, ia hanya takut kena kanker payudara.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rima Suliastini
cloud_download Baca offline
Ilustrasi model menggunakan busana dari kantong kresek. (Unsplash/Gerardo Rojas)
Ilustrasi model menggunakan busana dari kantong kresek. (Unsplash/Gerardo Rojas)

Dewiku.com - Seorang wanita bernama Kathryn Kellogg mengaku berhemat untuk urusan kesehatan. Mulanya, dia khawatir kena kanker payudara. Namun, akhirnya ia malah jadi ketagihan karena bisa berhemat banyak dan ramah lingkungan.

Melansir inews.co.uk, Kathryn mulai menerapkan gaya hidup 'zero waste' karena pernah mengalami keluhan kesehatan. Ia takut penyakitnya merembet pada kanker payudara dan mulai berpikir ulang soal penggunaan plastik.

Wanita 28 tahun ini mulai berhenti menggunakan plastik dan kertas sekali pakai sejak tahun 2014. Sebagai gantinya, ia akan menyiapkan wadah sendiri dari rumah sebelum bepergian. Yuk, simak apa saja terbosannya untuk mencintai lingkungan.

Bawa wadah dari rumah

Saat membeli makanan dan membungkusnya bawa pulang, kita biasanya dibekali dengan wadah palstik sekali pakai. Sampah yang dihasilkan wadah ini sangat menggunung dan tentu saja tidak baik untuk kesehatan.

Sebagai gantinya, Kathryn selalu membawa wadah sendiri dari rumah ketika akan beli makanan. Ia juga rajin membawa tas yang bisa dipakai berulang kali untuk menghindari plastik ketika belanja ke supermarket.

Kathryn Kellogg. (Instagram/@going.zero.waste)
Kathryn Kellogg. (Instagram/@going.zero.waste)

Ganti dengan kain

Barang-barang yang selalu dipakai berulang biasanya ia ganti dengan kain, misalnya tisu atau kapas. Cara ini bukan hanya ampuh untuk berhemat tapi juga ramah lingkungan. Satu lagi, kesehatan kita juga lebih terjamin dengan menggunakan kain yang bisa dicuci berulang kali.

Kathryn Kellogg. (Instagram/@going.zero.waste)
Kathryn Kellogg. (Instagram/@going.zero.waste)

Membuat sendiri

Cara terakhir ini termasuk merepotkan. Hanya saja sekali lagi, ini lebih hemat, ramah lingkungan, dan baik untuk kesehatan. Kathryn kadang membuat sendiri produk-produk yang ia pakai, seperti sabun cuci. Ia bahkan membersihkan rumah dengan campuran cuka dan air yang lebih hemat dan tidak sulit dibuat.

Terkait

Terkini