Rabu, 21 Agustus 2019

Nikmati Minuman Sehat, Hari Pernikahan Malah Berakhir Kacau

Tidak terbayang bagaimana bentuk gaun pengantin di hari pernikahan tersebut.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yasinta Rahmawati
Gaun pengantin. (Unsplash/Enrico Carcasci)
Gaun pengantin. (Unsplash/Enrico Carcasci)

Dewiku.com - Gaun pengantin yang indah jelas menjadi salah satu fokus utama seorang wanita di hari pernikahan nanti. Tak jarang, banyak yang rela menghabiskan banyak uang demi memilih gaun pengantin terbaik.

Namun apes bagi wanita satu ini. Gaun pengantin seharga 12.000 poundsterling atau Rp 207 juta miliknya mesti rusak di hari pernikahan. Itu semua hanya karena ia menenggak minuman sehat.

Seorang perencana pernikahan membagikan cerita kliennya di Reddit. Calon pengantin yang tak diketahui namanya itu memutuskan untuk menyingkirkan kembung di menit terakhir dengan minum minuman sehat.

"Rupanya setelah itu pengantin wanita kentut dan diare parah," ujar perencana pernikahan itu, seperti dikutip dari Reddit.

Desain rumit gaun wanita pun membuat keadaan menjadi lebih buruk, terlebih venue pernikahan adalah gudang besar dengan toilet seadanya. "Itu bukan hanya kecelakaan yang sangat mendalam, tapi baunya tidak tertandingi."

Ilustrasi pasangan menikah. (Unsplash)
Ilustrasi pasangan menikah. (Unsplash)

Tak kuat menahannya keluar, kotoran pun menyebar di bagian dalam gaunnya. Dibantu asisten, mereka mencoba membersihkan gaun sebelum pengantin perempuan keluar untuk acara berdansa bersama mempelai pria.

Sayangnya karena terburu-buru, kotoran itu ikut menempel di sela-sela kuku pengantin wanita. Saat pasangan mulai menari, segalanya pun menjadi semakin buruk.

Ilustrasi menikah. (Unsplash/Chin Phm)
Ilustrasi menikah. (Unsplash/Chin Phm)

"Saat mempelai pria memutar-mutar mempelai wanita, dengan tangan di pinggangnya, dia sedang menyendok kotoran ke bagian dalam pinggang, ke atas dan ke luar pinggang belakang," imbuhnya.

Terlepas dari segala sesuatu yang terjadi, ia pun membantu pengantin wanita untuk membersihkan diri.

"Diare ada di mana-mana, tersebar di lapisan tipis di sekujur tubuhnya. Ini mungkin hal paling menjijikkan yang pernah saya tangani," kata dia lagi.

Terkait

Terkini