Selasa, 26 Januari 2021

Masih 20 Tahun, Wanita Ini Sudah Mirip Nenek-Nenek

Ia memiliki kondisi langka yang disebut progeria.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yasinta Rahmawati
cloud_download Baca offline
Claudia Amaral. (Facebook/Claudia Amaral)
Claudia Amaral. (Facebook/Claudia Amaral)

Dewiku.com - Seorang wanita muda mengalami kondisi langka di mana ia menua tujuh kali lebih cepat dari teman-temannya. Kulit Claudia Amaral bahkan mulai berkerut saat usianya baru empat bulan dan terlihat seperti nenek-nenek.

Melansir dari Daily Star, pada usia 1 tahun, Claudia didiagnosis dengan kondisi langka, yakni progeria, yang juga dikenal sebagai sindrom progeria Hutchinson-Gilford.

Claudia menjelaskan, progeria adalah penyakit yang membuat penderita usianya tujuh kali lebih cepat dari umur aslinya. "Misalnya saya berusia 20 tahun, karena progeria saya berusia 140 tahun," ujar dia.

Kondisi ini memicu keterlambatan pertumbuhan yang mendalam dan penuaan dini. Semua masalah lansia pun bakal datang lebih dini, seperti masalah tulang, masalah jantung, dan sebagainya.

Wanita asal Portugis ini diberitahu dokter bahwa usia harapan hidupnya hanya bisa mencapai 13 atau 14 tahun. Namun ternyata ia mampu melewatinya.

Kini Claudia yang berusia 20 tahun menjalani kehidupan sepenuhnya. Dia menolak untuk membiarkan masalah medis menahannya.

Claudia Amaral. (Facebook/Claudia Amaral)
Claudia Amaral. (Facebook/Claudia Amaral)

Kondisi Claudia tentu memengaruhi penampilannya dan membuat dirinya sangat menonjol di depan umum. Namun meskipun orang asing sangat penasaran dengan progerianya, teman-teman dan keluarganya sangat mendukung.

"Saya tak pernah merasa berbeda dari teman-teman saya atau orang-orang di sekitar saya, saya selalu diperlakukan sama, termasuk di sekolah," ujar Claudia.

"Progeria tidak mencegah saya melakukan apa-apa; Saya menjalani hidup saya seolah-olah progeria tidak hidup di dalam diri saya," tambah dia.

Claudia Amaral. (Facebook/Claudia Amaral)
Claudia Amaral. (Facebook/Claudia Amaral)

Pada saat tertentu, Claudia menghabiskan waktunya mengunjungi orang lain yang mengalami kondisi sama. Saat ini, rupanya  terdapat 350 hingga 400 pasien progeria di seluruh dunia.

Claudia berharap ceritanya bakal membantu orang lain untuk menjadi lebih positif tentang kondisi mereka. Ia berkata, "Jika kita bergantung pada suatu penyakit, kita tak akan pernah bisa mengatasi semua rintangan yang diletakkan progeria di depan kita."

"Kita mesti berpikir positif dan hidup seolah-olah kita membunuh progeria," tutur Claudia.

Terkait

Terkini