Rabu, 20 November 2019

Diyakini Super Sehat, Rupanya Minyak Kelapa Bisa Menjadi Racun

Ini kata Profesor Harvard soal minyak kelapa.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yasinta Rahmawati
Ilustrasi minyak kelapa. (Unsplash/Matthijs Smit)
Ilustrasi minyak kelapa. (Unsplash/Matthijs Smit)

Dewiku.com - Reputasi coconut oil atau minyak kelapa belakangan meningkat di kalangan penganut gaya hidup sehat. Minyak kelapa diyakini memiliki banyak manfaat baik.

Namun ternyata ada fakta berkebalikan dari opini populer tersebut. Seperti dilansir dari In Style, seorang profesor malah mengungkapkan bahwa minyak kelapa bisa menjadi racun.

Karin Michels, seorang profesor di departemen epidemiologi di Sekolah Kesehatan Masyarakat TH Chan di Harvard menyatakan bahwa minyak kelapa adalah salah satu makanan terburuk yang dapat dimakan dan merupakan racun murni.

Profesor itu melanjutkan, tidak ada penelitian yang menunjukkan bahwa minyak kelapa punya manfaat kesehatan yang signifikan. Justru asam lemak jenuh yang dikandungnya dapat menyumbat arteri.

Ini bukan pertama kalinya minyak kelapa memicu kontroversi sebagai makanan sehat. Selain fakta bahwa minyak kelapa penuh lemak jenuh, tahun 2017 lalu, American Heart Association mengeluarkan peringatan terhadapnya.

Minyak kelapa. (Shutterstock)
Minyak kelapa. (Shutterstock)

Mereka mengklaim bahwa diet tinggi lemak jenuh bisa menempatkan seseorang pada risiko lebih besar terkena penyakit jantung.

Namun, profesor Harvard lainnya mengatakan bahwa minyak kelapa mungkin tidak baik untuk, tetapi memakannya tidak akan membunuh seseorang.

Dalam sebuah posting di situs web Harvard Medical School , Walter C. Willett, MD Harvard School of Public Health, departemen nutrisi mengatakan, hal yang menarik dari minyak kelapa adalah juga memberi peningkatan kolesterol HDL yang baik.

Ilustrasi air kelapa. (Pexels/Mike)
Ilustrasi air kelapa. (Pexels/Mike)

"Lemak dalam makanan, apakah itu jenuh atau tidak jenuh, cenderung mendorong level HDL naik, tetapi minyak kelapa tampaknya sangat manjur dalam melakukannya," ujar dia.

Oleh karena itu, sebelum kamu pergi membuang botol penuh minyak kelapa, sebaiknya pikirkan hal di atas. Seperti makanan berlemak lainnya, menikmati minyak kelapa minimal tidak akan menyebabkan langsung terserang penyakit jantung esok harinya. Konsumsi minyak kelapa dengan bijak, ya.

Terkait

Terkini