Sabtu, 21 September 2019

Unggah Foto Bareng Teman, Influencer Ini Malah Menuai Kontroversi

Apa salah influencer ini?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yasinta Rahmawati
Influencer, Louise Aubery. (Instagram/@mybetter_self)
Influencer, Louise Aubery. (Instagram/@mybetter_self)

Dewiku.com - Menjadi selebgram atau influencer sepertinya tampak menyenangkan, bisa mendapat produk sekaligus dibayar untuk kepentingan promosikan. Namun menurut influencer Perancis Louise Aubery, profesinya itu tidak selalu berjalan mulus.

Louise diketahui memiliki akun Instagram @mybetter_self dengan 242 ribu pengikut. Melansir dari Mirror, baru-baru ini ia membuat marah merek yang memakai jasa endorse darinya. 

Wanita berusia 21 tahun itu sering berbagi foto tentang body positivity di akunnya. Ia kerap berpose dengan pakaian dalam dan mendorong orang untuk mencintai diri sendiri.

Namun dia mengklaim ada satu foto, di mana dia berdiri dengan seorang teman memegang papan bertuliskan "semua tubuh adalah tubuh yang baik" telah menyebabkan beberapa kontroversi.

Mahasiswa UC Berkeley itu mengaku tidak diundang ke perjalanan pers karena foto tersebut. Dia juga yakin penyebabnya adalah tubuh temannya wanita yang 'curvy'.

Louise Aubery. (Instagram/@mybetter_self)
Louise Aubery. (Instagram/@mybetter_self)

"Tubuh wanita tidak butuh penilaianmu. Tubuh wanita tidak untuk memuaskanmu. Satu-satunya yang dibutuhkan tubuh seorang wanita adalah dirinya sendiri," tulisnya pada unggahan foto tersebut.

Saat dia mengunggah foto tersebut, ia sedang berada di sebuah pulau di lepas pantai barat Perancis, dengan sekelompok influencer lain untuk perjalanan 'kesehatan'.

Namun tiga hari setelah mengunggah gambar itu, Louise Aubery dihubungi oleh agensi yang mengatur perjalanan itu dan diberitahu bahwa ia tidak lagi dapat hadir.

Influencer, Louise Aubery. (Instagram/@mybetter_self)
Influencer, Louise Aubery. (Instagram/@mybetter_self)

Email tersebut menyatakan, "Mengenai posting Instagram terakhir Anda, saya minta maaf untuk mengatakan bahwa klien kami tidak lagi ingin Anda menjadi bagian dari perjalanan itu."

Louise pun terkejut dengan keputusan itu. Padahal selama ini dia memang memperjuangkan wanita untuk merasa nyaman dengan kulit mereka sendiri.

"Saya menyadari bahwa sayangnya bagi mereka, dan bagi banyak perusahaan di Perancis, 'ukuran plus' tidak dapat dikaitkan dengan 'kesejahteraan'," ujar dia.

Alih-alih tetap diam, influencer muda ini bakal terus memperjuangkan apa yang diyakininya. Ia pun tetap mengunggah tentang badan curvy dan stretch mark yang mengumpulkan puluhan ribu like.

Terkait

Terkini