Selasa, 23 Juli 2019

Keseringan Langgar Aturan, Kerajaan Inggris Kewalahan Urus Meghan Markle

Meghan Markle ternyata bikin pusing Kerajaan Inggris.

Rima Sekarani Imamun Nissa
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Instagram/@sussexroyal)
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Instagram/@sussexroyal)

Dewiku.com - Semenjak resmi jadi istri Pangeran Harry, Meghan Markle seakan tak pernah berhenti disorot. Sebagai putri 'dadakan' yang berasal dari latar belakang berbeda, sepertinya sangat sulit baginya untuk menyesuaikan diri.

Rupanya hal ini membuat penulis biografi Pangeran Harry, Angela Levin, angkat bicara. Melansir dari Express, Meghan Markle disebut telah membuat pendiri Kerajaan Inggris berang semenjak masuk ke dalam lingkungan istana.

"Meghan cantik, cerdas, dan ambisius dan bertekad untuk membuktikan kualitas-kualitas ini kepada dunia, bahkan dengan risiko membuat marah pendiri Istana," kata Angela.

Meghan Markle disebut tidak akan menggunakan dokter kerjaan saat melahirkan. (Instagram/@kensington)
Meghan Markle disebut tidak akan menggunakan dokter kerjaan saat melahirkan. (Instagram/@kensingtonroyal)

Meghan Markle memang seringkali meramaikan berita utama media massa terkait pelanggaran yang dia lakukan. Terparah, Meghan bahkan sampai kehilangan banyak staf karena sikapnya. Kabarnya, hal ini sampai memicu perselisihan internal di lingkungan royal family.

"12 bulan sejak dia menikah, (hal-hal berjalan) jauh dari mudah. Dia tidak dapat mencegah perselisihan keluarga yang lama menjadi berita utama dan telah kehilangan sejumlah staf, termasuk penasihat persnya," ungkap Angela.

Ilustrasi Meghan Markle dan Pangeran Harry bersama anak pertamanya. (DewiKu.com/Ema Rohimah)
Ilustrasi Meghan Markle dan Pangeran Harry bersama anak pertamanya. (DewiKu.com/Ema Rohimah)

Angela bahkan memprediksi hal buruk bakal terjadi jika Meghan Markle masih terus bersikeras melanggar aturan kerajaan.

"Aku bisa mengatakan bahwa Istana Buckingham gelisah karena tekad Meghan yang ingin melakukan hal-hal dengan caranya sendiri. Pihak istana telah mengambil tindakan tegas untuk mengendalikan kegiatannya," tutur Angela.

Terkait

Terkini