Minggu, 24 Februari 2019

Rumah Mewah Dijual, Namun Ada Rahasia Mengejutkan di Ruang Bawah Tanah

Kira-kira ruangan apa ya itu?

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe | Kintan Sekarwangi
Ilustrasi kamar tidur berantakan. (Unsplash/Felipe Lima)
Ilustrasi kamar tidur berantakan. (Unsplash/Felipe Lima)

Dewiku.com - Ada keluarga yang sedang mencari rumah di Maple Glen. Rumah mewah yang dijual ini ternyata mempunyai rahasia mengejutkan di ruang bawah tanah.

Dilansir dari laman Mirror, rumah di jalan pinggiran kota yang tenang tampaknya menjadi tempat yang sempurna untuk membangun sebuah keluarga.

Kemudian keluarga ini memutuskan untuk mendatangi langsung rumah tersebut. Semua tak seperti apa yang terlihat.

Di dalam deksripsi penjualan, rumah tersebut diungkapkan bahwa memiliki lima kamar tidur, empat ada di lantai atas, dan satu kamar tidur berada di ruang bawah tanah.

Ilustrasi peraturan rumah. (Unsplash/Scott Web)
Ilustrasi rumah. (Unsplash/Scott Web)

 

Ternyata kamar tidur yang berada di ruang bawah tanah lebih dari sekadar kamar tidur. Kamar itu sebenarnya adalah ruang seks yang lengkap dengan ayunan, berbagai cambuk, dan rantai.

Rumah mewah yang disamakan dengan sesuatu dari film Fifty Shades of Grey ini dijual dengan harga 750 ribu dolar atau setara dengan kurang lebih Rp 10,5 miliar.

Usut punya usut, pemilik rumah tinggal di properti itu selama bertahun-tahun dengan keluarganya. Sampai istrinya meninggal dan mereka memutuskan untuk pindah.

Pada awalnya rumah tersebut tak langsung dijual, namun disewakan melalui Airbnb. Biasanya orang menyewa rumah itu seharga 750 dolar atau sama dengan Rp 10,5 jutaan per malam.

Kamar berantakan. (Unsplash/Jilbert Ebrahimi)
Kamar berantakan. (Unsplash/Jilbert Ebrahimi)

 

Terdengar sangat mahal, namun mereka akan memanfaatkan ruang dewasa bawah tanah yang dimiliki rumah tersebut.

Penjualan rumah dengan kamar bawah tanah yang yang mengejutkan ini menjadi viral. Tentu berdampak pada para tetangga yang menjadi tidak tenang dan terganggu.

''Kami sangat kesal dengan semua ini. Kami tidak ingin sesuatu seperti ini di lingkungan kami. Kami tidak menginginkan itu,'' keluh salah satu tetangga.

Terkait

Terkini