Kamis, 25 April 2019

Mengenal Lebih Dekat Toxic Environment, Jangan Sampai Terjerumus

Apa saja ciri-ciri toxic environment?

Rima Sekarani Imamun Nissa
Ilustrasi wanita sedang sedih. (Unsplash/Motoki Tonn)
Ilustrasi wanita sedang sedih. (Unsplash/Motoki Tonn)

Dewiku.com - Kalian pasti tahu, umumnya lingkungan yang berdampak buruk atau biasa disebut toxic environment itu sangat sulit disadari. Namun, terkadang kalian tiba-tiba saja sadar sudah terjerumus sehingga merasa tidak nyaman dan janggal berada pada zona itu.

Toxic environment bisa terjadi di mana saja dan kapan saja, bias terjadi di lingkungan kerja, kuliah, atau lainnya. Lalu, bagaimana caranya mengetahui bahwa kita masuk ke dalam toxic environment? Nah, mari kita pelajari lagi lebih dalam apa itu toxic environment.

Ciri-Ciri Toxic Environment

Pertama, kamu akan merasa dirimu dikendalikan oleh orang lain. Misalnya saja, entah bagaimana dia yang kamu anggap teman selalu mengedalikan dirimu.

Contohnya ketika kamu ingin memutuskan sesuatu dan ada bagian yang tidak dia setujui. Dia akan memintamu memilih keputusan lain yang sebenarnya malah bakal berdampak buruk untuk dirimu.

Kedua, selalu mengutamakan keuntungan. Yap, mungkin kalian bingung maksud dari ciri kedua ini. Namun maksud dari mengutamakan keuntungan adalah dia atau orang orang di sekitarmu hanya ingin mendapat suatu keuntungan yang kamu punya.

Mengobrol santai dengan sahabat. (Pexels)
Mengobrol santai dengan sahabat. (Pexels)

 

Mereka berteman denganmu hanya karena mungkin kamu memiliki hal yang mereka inginkan. Ketika mereka sudah tidak mendapat apa yang diinginkan darimu, mereka akan meninggalkanmu begitu saja.

Ketiga, selalu dikritik. Bukannya menolak untuk mendapat kritikan. Hanya saja mereka hanya bisa mengkritik tanpa maksud tujuan yang jelan, tidak memberi saran yang sepadan, dan hanya berniat menjatuhkan kita.

Biasanya mereka akan memberikan kritik menjatuhkan. Mereka akan merasa senang setipa kali bisa mengkritik kita dan bahkan lebih bahagia saat melihat kitia jatuh karenanya. Mereka mungkin saja ingin kamu jatuh lebih dalam lagi. Makanya hati – hati, ya. Sudah pasti mereka adalah toxic friends.

Nah, beberapa hal tadi adalah sebagian dari banyaknya contoh kamu sudah terjerumus ke dalam toxic environment. Maka dari itu, berhati hatilah dan jangan ragu untuk pergi dari lingkungan yang berdampak negatif bagi dirimu, ya!

 

Afifhani Salsabila (Mahasiswa The London School of Public Relations)

Artikel ini merupakan kiriman pembaca DewiKu.com. Isi dari artikel ini merupakan tanggung jawab penulis, bukan redaksi DewiKu.com.

Terkait

Terkini