Rabu, 20 November 2019

Kena Body Shaming dari Desainer, Ini Curhat Bebe Rexha

Bebe Rexha juga mengajak para wanita untuk menyayangi tubuh sendiri.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Kintan Sekarwangi
Bebe Rexha. (Instagram/@beberexha)
Bebe Rexha. (Instagram/@beberexha)

Dewiku.com - Baru-baru saja, Bebe Rexha mengalami masalah body shaming. Ia mengungkapkan kekesalannya kepada desainer yang menolak membuatkan gaun untuknya karena tubuh dia dianggap terlalu besar.

Ia mengunggah sebuah video di akun Instagram pribadinya. Bebe Rexha kemudian bercerita tentang dirinya yang tengah mencari gaun untuk dipakai saat menghadiri Grammy Awards 2019, di mana ia dinobatkan sebagai nominator.

Penyanyi 29 tahun ini pun meminta timnya untuk mencarikan desaine untuk membuatkan gaun.

Bebe Rexha. (Instagram/@beberexha)
Bebe Rexha. (Instagram/@beberexha)

''Jadi aku meminta tim untuk mencari desainer dan banyak dari mereka yang tak mau mendadaniku karena aku terlalu besar,'' ungkap Bebe Rexha yang tak menyebutkan nama desainer yang menolaknya.

''Jika ukuran 8 terlalu besar, aku tak tahu harus berkata apa dan aku tak ingin menggunakan gaun sialanmu (si desainer yang menolaknya,-red),'' lanjut Bebe Rexha.

Bebe Rexha juga menyebutkan bahwa ini adalah masalah nyata yang sering terjadi di industri hiburan. Tak sedikit desainer menolak mereka yang memiliki ukuran tubuh di atas ukuran model pada umumnya. Sebenarnya itu adalah salah satu bentuk nyata dari body shaming.

Bebe Rexha. (Instagram/@beberexha)
Bebe Rexha. (Instagram/@beberexha)

Tak hanya mengungkapkan kekesalannya melalui video, Bebe Rexha juga meminta agar kalangan desainer bisa membuat para perempuan mencintai tubuhnya, dibanding mengritik dan menolak permintaan dari mereka yang memiliki ukuran tubuh besar.

''Jangan bilang kamu tak bisa mendadani seseorang yang tak memiliki ukuran tubuh perempuan di atas catwalk. Berdayakan perempuan untuk mencintai tubuh mereka daripada membuat gadis dan para perempuan merasa kurang karena ukuran tubuhnya,'' ungkap Bebe Rexha.

Terkait

Terkini