Kamis, 16 Juli 2020

40 Persen Perempuan Menyesal Melepas Keperawanan Terlalu Dini

Berdasarkan hasil studi di Inggris.

Rima Sekarani Imamun Nissa
cloud_download Baca offline
Ilustrasi menyesal melepas keperawanan terlalu dini. (Unsplash/Old Youth)
Ilustrasi menyesal melepas keperawanan terlalu dini. (Unsplash/Old Youth)

Dewiku.com - Apakah kamu merasa kehilangan keperawanan pada saat yang tepat? Sebuah studi mengatakan banyak orang Inggris menyesal karena melepas keperawanan terlalu cepat.

Studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal BMJ Sexual & Reproductive Health mengungkapkan empat dari 10 perempuan dan satu dari empat lelaki merasa telah kehilangan keperawanan atau keperjakaan di waktu yang tidak tepat.

Dilansir dari Metro, responden merasa tidak benar-benar 'siap' untuk berhubungan seks karena menganggap dirinya terlalu muda. Peneliti menganalisis 2.825 orang di Inggris yang sudah berhubungan seksual di antara usia 17-24 tahun.

Responden ditanya apakah mereka dan pasangannya sama-sama tertarik melakukan hubungan seks saat itu, apakah memakai kontrasepsi, dan apakah merasa siap saat memulai hubungan seks.

Hasil penelitian menyebutkan sekitar 40 persen perempuan dan 26,5 persen laki-laki menyesal telah berhubungan seks untuk pertama kalinya di waktu yang tidak tepat.

Ilustrasi menyesal melepas keperawanan terlalu dini. (Unsplash/boram kim)
Ilustrasi menyesal melepas keperawanan terlalu dini. (Unsplash/boram kim)

Hukum di Inggris sendiri memperbolehkan orang untuk berhubungan seks di usia 16 tahun. Meski begitu, Departemen Kesehatan Inggris merekomendasikan mengajukan beberapa pertanyaan kepada diri sendiri sebelum memutuskan untuk berhubungan seks pertama kali.

Apakah yakin untuk berhubungan seks? Apakah saya benar-benar mencintai pasangan? Apakah dia juga mencintai saya? Maukah dia untuk menggunakan kondom? Sudah mengatur kontrasepsi untuk mencegah kehamilan?

Survei lainnya menemukan 50 persen kaum hawa menganggap usia 25 tahun sebagai waktu yang tepat untuk melepas keperawanan, sedangkan 62 persen laki-laki menyebut angka 23 tahun.

Ilustrasi menjaga keperawanan. (Unsplash/Brooke Cagle)
Ilustrasi menjaga keperawanan. (Unsplash/Brooke Cagle)

Responden lain yang melakukan hubungan seks pada usia belasan tahun mengaku berani melepas keperawanan karena pengaruh alkohol atau termakan rayuan dari lawan jenisnya.

Di sisi lain, melepas keperawanan pada usia yang belum matang bisa menimbulkan risiko infeksi menular seksual, kehamilan tak diinginkan, hingga kanker serviks. Hal ini juga dapat memicu rasa depresi dan berujung pada tindakan bunuh diri karena menyesal kehilangan keperawanan pada usia terlalu dini.

Para ahli pun menilai usia 25 tahun sebagai waktu paling tepat bagi seseorang untuk melepas keperawanan pertama kali dengan pasangan yang dicintai. Pada usia tersebut, pola pikir seseorang diyakini telah matang sehingga telah mampu memutuskan hal terbaik dalam kehidupannya.

(Suara.com/Firsta Nodia)

Terkait

Terkini