Selasa, 26 Januari 2021

Dita Soedarjo Jadi Pelayan, Bikin Caption Curhat tentang Keset dan Ikhlas

Kata Dita, ikhlas itu ibarat keset.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rima Suliastini
cloud_download Baca offline
Dita Soedarjo. (Suara.com/Wahyu Tri Laksono)
Dita Soedarjo. (Suara.com/Wahyu Tri Laksono)

Dewiku.com - Mantan tunangan Denny Sumargo, Dita Soedarjo, terlihat mengelap lantai kafe sambil menunduk dan jongkok. Dengan seragam lengkap, Dita tampak melakukan tugas layaknya pelayan kafe pada umumnya, mulai dari mengepel lantai, melayani tamu, hingga menerima orderan.

Dalam akun Instagram pribadinya, Dita menulis caption tentang beratnya pekerjaan yang dijalani pelayan restoran. Butuh keikhlasan tinggi untuk menjalani pekerjaan seperti itu.

Bahkan, Dita Soedarjo mengibaratkan ikhlas itu seperti keset yang letaknya selalu di kaki. Meski begitu, menurut Dita, tugas keset cukup mulia, yaitu membersihkan kaki dari kotoran, debu, atau becek.

Dita Soedarjo. (Instagram/@ditasoedarjo)
Dita Soedarjo jadi pelayan kafe. (Instagram/@ditasoedarjo)

''Keset tidak pernah dan tidak boleh mengeluh. Mana ada keset yang boleh berpendapat. Sekotor apapun, tempatnya tetap di situ,'' tulisnya dalam caption foto Instagram yang diunggah bersamaan dengan videonya jadi pelayan toko.

Dalam akhir caption panjangnya, Dita menuliskan jika pelajaran paling berharga buat dirinya hari itu adalah memahami kata ikhlas melalui perumpamaan keset.

Dita Soedarjo. (Instagram/@ditasoedarjo)
Dita Soedarjo jadi pelayan kafe. (Instagram/@ditasoedarjo)

''Keset adalah salah satu bagian rumah yang setia membersihkan walaupun keberadaannya sering tak dianggap. Tahap keikhlasan tertinggi terjadi ketika kita rela menempatkan diri sebagai keset.''

''Pelajaran yang sangat berharga today!'' tutupnya.

Dita Soedarjo. (Instagram/@ditasoedarjo)
Dita Soedarjo. (Instagram/@ditasoedarjo)

Rupanya sosialita cantik ini sedang ingin merasakan beratnya bekerja dari bawah. Wajar saja kalau Dita Soedarjo penasaran dengan pekerjaan pelayan kafe. 

Status sosialnya sebagai putri konglomerat membuatnya hidup bergelimang harta, sehingga sulit baginya untuk merasakan hidup mulai nol. Melalui pengalaman, semoga Dita Soedarjo jadi benar-benar memahami apa arti kerja keras dan ikhlas.

Terkait

Terkini