Kamis, 16 Juli 2020

Kenapa Kita Bisa Menangis saat Bahagia? Ini Penjelasannya

Menangis karena saking bahagiannya.

Rima Sekarani Imamun Nissa
cloud_download Baca offline
Menangis bahagia saat menikah. (Unsplash/Ben Konfrst)
Menangis bahagia saat menikah. (Unsplash/Ben Konfrst)

Dewiku.com - Menangis saat sedih karena putus cinta atau ditinggal orang terkasih adalah hal wajar. Lalu, mengapa kita juga bisa menangis saat bahagia? Kenapa ada air mata yang menetes saat kita merasa terharu?

Seorang psikolog yang mempelajari emosi dan ekspresi wajah, Oriana Aragon mengatakan menangis saat bahagia juga bisa dibilang hal lumrah.

Dia lalu menjelaskan, saat seseorang meneteskan air mata, terdapat senyawa leucine enkephalin yang terlepas. Fungsinya adalah menghilangkan rasa sakit, termasuk mengobati kesedihan.

''Namun saat orang menangis senang, leucine enkephalin membuat mereka merasa lebih bahagia,'' kata Oriana.

Ilustrasi menangis. (Pixabay/tobbo)
Ilustrasi menangis. (Pixabay/tobbo)

Alasan ilmiah lainnya juga dijelaskan oleh psikiatri dari Penn State, Jordan Gaines Lewis. Dia bilang, saat sinyal sedih dan bahagia muncul, sistem saraf parasympathetic akan aktif dan melepaskan acetylcholine. 

Acetylcholine itulah yang kemudian memerintahkan kelenjar air mata untuk berproduksi. Air mata lalu bakal membanjiri pelupuk mata dan orang-orang menyebutnya sebagai ekspresi menangis.

Bagaimana? Apakah kamu sudah paham mengapa kita bisa menangis saat bahagia juga?

 

Artikel ini sudah dipublikasikan di HiMedik.com dengan judul Mengapa Seseorang Bisa Menangis Saat Bahagia?

Terkait

Terkini