Senin, 13 Juli 2020

Mendadak Sedih dan Menangis? Bisa Jadi Kamu Mengidap Hypophrenia

Hypophrenia adalah gangguan yang membuat seseorang tiba-tiba merasa sedih atau ingin menangis.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rima Suliastini
cloud_download Baca offline
Ilustrasi sedih dan ingin nagis mendadak. (Pinterest)
Ilustrasi sedih dan ingin nagis mendadak. (Pinterest)

Dewiku.com - Perubahan emosi seseorang bisa disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah hypophrenia, yaitu gangguan yang membuat seseorang bisa mendadak sedih atau merasa ingin menangis secara tiba tiba. Kondisi ini sekilas mirip dengan gejala bipolar. Hanya saja, ada perbedaan yang mendasar, yakni perubahan mood

Ilustrasi menangis. (Pinterest)
Ilustrasi menangis. (Pinterest)

Pengidap bipolar mengalami perubahan mood yang disebut swing mood. Itulah mengapa dia bisa berubah mendadak dari sedih dan dalam hitungan menit tiba-tiba jadi tertawa.

Jika kamu hanya mengalami gejala sedih dan ingin menangis saja tanpa ada swing mood dari sedih ke bahagia, bisa jadi kamu mengidap hypophrenia. Penyebab hypophrenia bisa bermacam-macam, entah dari trauma masa lalu yang tidak terselesaikan atau mengalami perasaan kehilangan yang sangat mendalam.

Pemicu hypophrenia yang paling sering ditemui adalah trauma dan rasa sedih karena pengalaman buruk di masa lalu. Uniknya, penderita hypophrenia tidak menyadari jika memiliki trauma masa lalu. Jadi, jika temanmu mendadak sedih dan ingin menangis, jangan ditanya terus. Dia sendiri mungkin bingung apa penyebabnya.

Ilustrasi menangis. (Pinterest)
Ilustrasi menangis. (Pinterest)

Solusi sementara dari gangguan hypophrenia ini adalah pengalihan. Kamu bisa mengalihkan perhatianmu pada hal lain agar tidak terpuruk dalam kesedihan tanpa sebab. Namun, hal ini tidak bisa menyembuhkan sepenuhnya.

Hypophrenia bisa saja menghampiri kembali di kemudian hari, bahkan dengan kondisi yang lebih buruk. Jika kamu atau temanmu ada yang memiliki gejala ini, sebaiknya cepat-cepat berkonsultasi pada orang yang tepat ya!

Terkait

Terkini