Rabu, 27 Januari 2021

Pengantin Wanita Dikecam, Bangga Bikin Cincin Tunangan dari Tulang Manusia

Asal-usul tulang tersebut menjadi perdebatan warganet.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
cloud_download Baca offline
Ilustrasi cincin tunangan. (Unsplash/Nick Karvounis)
Ilustrasi cincin tunangan. (Unsplash/Nick Karvounis)

Dewiku.com - Setiap orang tentu menginginkan cincin tunangan yang memiliki makna spesial. Namun, calon pengantin wanita ini malah dikecam karena memakai tulang manusia dari koleksi pribadi.

Melansir Daily Mail, kisah perempuan tersebut dibagikan di laman Facebook That's It I'm Ring Shaming. Pengantin yang tak menyebutkan namanya itu mengklaim bahwa ia membuat cincin dari tulang manusia.

"Cincin tunanganku. 'Batu' di bagian tengah sebenarnya adalah sepotong tulang manusia yang sudah dipoles (tulang itu dari koleksi pribadiku)," tulisnya bangga.

Walau tulang yang dipakai berukuran kecil, cincin tunangan tersebut tetap panen kecaman warganet. Banyak yang mempertanyakan selera wanita itu.

Wanita itu sendiri diduga berasal dari Amerika Serikat. Di sana, mayoritas negara bagian mengizinkan aktivitas membeli dan menjual tulang untuk digunakan sebagai bagian dari perhiasan.

Ilustrasi Cincin Tunangan (Pixabay/StockSnap)
Ilustrasi Cincin Tunangan (Pixabay/StockSnap)

Walau demikian, warganet tetap mengkritik cincin tunangan tersebut. Mayoritas menganggap bahwa memakai tulang manusia dalam perhiasan sama artinya dengan tak menghormati mendiang yang bersangkutan.

"Apa mereka mencoba mengundang hantu? Karena ini adalah cara membuatmu dihantui," komentar seorang warganet.

"Tidak menghormati dan menjijikkan. Dulu tulang itu adalah orang, seharusnya tidak menjadi bagian dari aksesoris."

"Jadi kau mempunyai tulang orang mati di cincinmu? Tidak aneh. Sama sekali tidak aneh. Dan juga tidak menghormati orang yang sudah meninggal," sindir warganet lewat komentar lain.

Selain itu, warganet mempertanyakan fakta soal si calon pengantin yang tampaknya mempunyai beberapa koleksi tulang manusia.

"Bagaimana seseorang mengoleksi tulang manusia? Terdengar tidak etis untukku," celetuk salah satu warganet.

"Un, ini aneh dan tunggu dulu, bagaimana kau mendapatkan tulang manusia?" tanya warganet lain.

Terkait

Terkini