Rabu, 28 Oktober 2020

Gara-Gara Kalung, Meghan Markle Rupanya Pernah Dimarahi Staf Kerajaan

Insiden tersebut dikabarkan terjadi ketika Meghan Markle masih berpacaran dengan Harry.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
cloud_download Baca offline
Ilustrasi Meghan Markle. (DewiKu.com/Ema Rohimah)
Ilustrasi Meghan Markle. (DewiKu.com/Ema Rohimah)

Dewiku.com - Buku Finding Freedom karya Omid Scobie dan Carolyn Durand terus merilis berbagai detail yang berhubungan dengan kehidupan Meghan Markle dan Pangeran Harry selama keduanya masih menjadi anggota senior kerajaan Inggris.

Baru-baru ini, kisah Meghan Markle yang mendapat masalah gara-gara kalung menarik atensi. Insiden itu dikabarkan terjadi pada 2016 silam.

Melansir People, Meghan Markle ternyata pernah memakai kalung emas bermakna spesial pada Desember 2016.

Meghan yang kala itu masih berpacaran dengan Pangeran Harry, tertangkap kamera menggunakan kalung emas 14 karat dengan inisial huruf H dan M.

Kalung yang dikenakan Meghan saat itu tergolong memiliki desain sederhana. Harganya USD 300 atau sekitar Rp4,4 juta saja.

Sayangnya, kalung itu menjadi masalah karena dinilai menarik perhatian wartawan terhadap hubungan asmara Meghan Markle dan Pangeran Harry.

Ilustrasi Meghan Markle dan Pangeran Harry bersama anak pertamanya. (DewiKu.com/Ema Rohimah)
Ilustrasi Meghan Markle dan Pangeran Harry bersama anak pertamanya. (DewiKu.com/Ema Rohimah)

"Dia disarankan bahwa memakai kalung semacam itu cuma bakal mendorong fotografer untuk terus memotretnya dan menulis berita baru," tulis Scobie dan Durand.

Meghan kemudian ditelepon ajudan dari Kensington Palace dan mendapat teguran. Saat itu, Meghan memilih untuk mendengarkan saran yang diberikan.

Namun, setelah menutup telepon, Meghan Markle merasa frustrasi dan emosional karena pilihan perhiasannya saja bisa berbuntut teguran dari ajudan kerajaan.

"Walau dia tahu bahwa ajudan itu punya maksud baik, pengalaman dinasihati seseorang dari kantor pacarmu soal perhiasan apa yang boleh dipakai atau larangan tersenyum pada fotografer terasa berlebihan," demikian informasi dalam buku Finding Freedom.

Meghan lalu curhat kepada seorang temannya tentang insiden itu. Di sana, Meghan mengaku bingung karena apa pun yang dilakukannya selalu salah.

"Aku tak bisa menang. Mereka membuatku sebagai seseorang yang pantas disalahkan untuk foto-foto ini, bahwa aku terlihat seperti meminta mereka untuk memfoto, dan bahwa (aku) menyadari keberadaan kamera dapat mengirim pesan yang salah," ungkap Meghan pada temannya.

"Aku tidak tahu mesti berkata apa. Kemarin, orang-orang di dunia maya mengatakan bahwa aku tampak menyedihkan padahal aku cuma berusaha mengabaikan fotografer," tambah Meghan Markle.

Buku Finding Freedom sendiri bakal dirilis di Amerika Serikat pada 11 Agustus mendatang. Buku itu akan mengupas kisah asmara Pangeran Harry dan Meghan Markle sejak masih berkencan hingga keputusan mereka untuk pindah ke Los Angeles.

Terkait

Terkini