Selasa, 20 Oktober 2020

Intip Kerennya Sosok Maya, Virtual Model Pertama dari PUMA

PUMA memperkenalkan virtual model pertama dengan mengusung kembali PUMA RIDER.

Rima Sekarani Imamun Nissa
cloud_download Baca offline
Virtual model Maya dalam kampanye PUMA RIDER. (Instagram/@mayaaa.gram)
Virtual model Maya dalam kampanye PUMA RIDER. (Instagram/@mayaaa.gram)

Dewiku.com - Merek olahraga global PUMA memberikan tampilan baru nan segar untuk koleksi sepatu yang terinspirasi dari sepatu lari, FAST RIDER di tahun 2020. Koleksi FUTURE RIDER dan STYLE RIDER terbaru menggabungkan desain futuristik dan retro yang dinamis dengan kombinasi warna mencolok dan gaya nostalgik, menonjolkan gaya casual street untuk generasi kekinian.

FUTURE RIDER menampilkan midsole putih dan Formstrip putih serta lapisan suede warna hitam. Tersedia dalam colorway biru cerah dengan merah dan neon hijau dengan percikan warna 80-an yang menonjol seperti neon hijau, pink, oranye, dan ungu.

FUTURE RIDER juga mereferensikan masa lalu dengan sol luar bergelombang, terinspirasi stud kerucut Federbein dari desain FAST RIDER yang asli, dengan tambahan penstabil TPU pada tumit untuk memberikan keseimbangan tambahan.

STYLE RIDER membawa perhatian sedikit lebih banyak, menampilkan lapisan atas nilon serta lapisan suede berwarna cerah dan hitam. Sepatu ini menawarkan midsole mencolok dalam warna merah dan putih yang cerah, ditambah RIDERFOAM penyerap goncangan baru untuk rebound tinggi. Ini semua diakhiri dengan outsole bergelombang yang terinspirasi dari gaya retro dan Formstrip putih.

Peluncuran PUMA RIDER di Asia Tenggara diawali dengan diperkenalkannya MAYA, @mayaaa.gram – virtual influencer pertama dari Asia Tenggara, dan sebuah simbol kebanggaan Asia Tenggara. Maya akan menjalankan kampanye FUTURE RIDER bersama tiga ambassador baru dari masing-masing wilayah, yakni Tosh Zhang dari Singapura, Adipati Dolken dari Indonesia, dan Ismail Izzani dari Malaysia.

Adipati Dolken dan Maya dalam kampanye PUMA RIDER. (Istimewa/BCW untuk Puma Indonesia)
Adipati Dolken dan Maya dalam kampanye PUMA RIDER. (Istimewa/BCW untuk Puma Indonesia)

Mereka semua akan tampil dalam kampanye yang baru dan segar dengan mengambil identitas sebagai 'pemain' di dalam game dan memasuki dunia virtual yang terinspirasi dari masa depan dan masa lalu. Tosh, Adipati, dan Ismail, berlari dan melompat bersama Maya dalam lanskap cybernetic untuk melewati berbagai rintangan dan membuka jalur menuju masa depan. Semuanya dilakukan sambil melibatkan penonton dalam membangun kisah budaya Asia Tenggara bersama-sama.

PUMA sendiri memilih Adipati untuk mewakili Indonesia karena aktor papan atas ini juga telah membintangi berbagai berbagai judul film layar lebar dengan berbagai genre seperti Perahu Kertas, Posesif, Love For Sale 2, dan masih banyak lagi.

Tahun 2013, Adipati memenangkan Penghargaan FFI untuk Pemeran Pendukung Pria Terbaik dari salah satu filmnya, Sang Kiai, membuat Adipati menjadi salah satu aktor termuda yang memenangkan Piala Citra pada usia 21 tahun.

PUMA RIDER. (Istimewa/BCW untuk Puma Indonesia)
PUMA RIDER. (Istimewa/BCW untuk Puma Indonesia)

Selain berakting, Adipati juga memiliki gaya hidup yang aktif. Itulah mengapa aktor ini dinilai cocok menjadi Ambassador dari kampanye PUMA Rider untuk Asia Tenggara.

Kampanye PUMA FUTURE RIDER dan STYLE RIDER telah diluncurkan pada 22 Februari 2020 lalu. Koleksinya pun sudah tersedia toko-toko PUMA terdekat dengan harga Rp1,499,000.

Terkait

Terkini