Rabu, 19 Februari 2020

Jadi Brand Favorit, Meghan Markle dan Givenchy Bikin Proyek Ini

Kira-kira proyek apa yang dibuat antara Givenchy dan Meghan Markle?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Kintan Sekarwangi
cloud_download Baca offline
Ilustrasi Meghan Markle. (DewiKu.com/Ema Rohimah)
Ilustrasi Meghan Markle. (DewiKu.com/Ema Rohimah)

Dewiku.com - Setelah mengumumkan mundur dari anggota senior keluarga Kerajaan Inggris, sepertinya Pangeran Harry dan Meghan Markle tak ingin menunda untuk mencari pekerjaan baru. Tentu saja demi bisa mandiri secara finansial, kan?

Dilansir dari Cosmopolitan, Meghan dikabarkan telah terlibat dalam suatu proyek dengan merek fesyen yang menjadi favoritnya, Givenchy.

Duchess of Sussex memang diketahui punya hubungan yang baik dalam industri fesyen dunia. Dikatakan jika beberapa merek fesyen dunia tertarik untuk melakukan kerja sama dengan Meghan.

Seorang sumber mengatakan kepada The Sun bahwa Meghan dan pihak Givenchy telah melakukan pertemuan dan menjalani sesi diskusi yang juga membahas nilai kerja sama itu.

"Mereka aktif menjalani sesi diskusi dengan Givenchy. Beberapa kesepakatan bernilai jutaan pounds sterling. Saya yakin dia akan menghubungkan beberapa inisiatif dengan organisasinya," ungkap sumber tersebut.

Meghan Markle pakai wrap dress. (Instagram/@sussexroyal)
Meghan Markle pakai wrap dress. (Instagram/@sussexroyal)

Diketahui bahwa ini bukan pertama kalinya ibu satu anak itu memperlihatkan ketertarikannya dalam dunia fesyen. Tahun lalu, ia telah bekerja sama dengan badan amal Smart Works.

Peran Meghan Markle saat itu adalah membantu merilis koleksi kapsul pakaian kerja. Meghan juga menggandeng Marks & Spencer, John Lewis, Jigsaw, serta Misha Nono yang menjadi teman dekatnya.

"Setelah kunjungan diam-diam ke Smart Works selama setahun terakhir, Duchess tersentuh oleh pekerjaan berdampak yang dilakukan oleh organisasi nirlaba ini," demikian keterangan yang ditulis dalam unggahan Instagram resmi @sussexroyal.

Ilustrasi Meghan Markle dan Pangeran Harry bersama anak pertamanya. (DewiKu.com/Ema Rohimah)
Ilustrasi Meghan Markle dan Pangeran Harry bersama anak pertamanya. (DewiKu.com/Ema Rohimah)

"Yang membantu wanita menjadi pekerja, membekali mereka dengan keterampilan dan pakaian yang mereka butuhkan untuk merasa siap kerja."

"Selama kunjungannya, dia memperhatikan walau sumbangannya berlimpah, namun kombinasi faktor barang, warna, ukuran banyak yang tidak selalu cocok dengan pekerjaan yang ada."

"Padahal busana kerja itu membuat seorang merasa percaya iri dan terinspirasi dimulai ketika wawancara pekerjaannya," begitu penjelasan yang tercantum pada unggahan terkait.

Terkait

Terkini