Senin, 21 Oktober 2019

Ogah Dikaitkan dengan Purdue Farma, Courtney Love Tolak Tawaran Rp 1,4 M

Purdue Farma dikenal sebagai produsen obat OxyContin yang sering disalahgunakan sebagai narkoba.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rima Suliastini
Courtney Love. (Instagram/@courtneylove)
Courtney Love. (Instagram/@courtneylove)

Dewiku.com - Sangat disayangkan, peragaan busana bergengsi New York Fashion Week mesti tercoreng dengan isu tak sedap yang menyeret nama Courtney Love.

Dilansir dari Page Six, musisi sekaligus janda dari Kurt Cobain itu menolak tampil di New York Fashion Week walau telah disodorkan tawaran menggiurkan senilai Rp 1,4 miliar oleh LBV.

Selain bayaran miliaran, Courtney Love juga disebut menolak sejumlah fasilitas wah seperti fasilitas VIP seperti jasa hair and makeup, limosin serta gaun yang dirancang khusus untuknya berbahan renda dari benang emas 24 karat.

Ia bersikeras tak bakal ikut tampil di peragaan busana karena status sang desainer, Joss Sackler, yang merupakan istri dari pewaris Purdue Pharma.

Sebagai informasi, Purdue Pharma adalah bisnis yang bergerak di bidang farmasi. Korporasi itu sendiri menuai kontroversi karena memproduksi obat penghilang rasa sakit yang bernama OxyContin.

Courtney Love. (Instagram/@courtneylove)
Courtney Love. (Instagram/@courtneylove)

Di beberapa negara, obat berdosis tinggi ini disebut kerap disalahgunakan sebagai narkoba.

"Aku termasuk salah satu orang yang terkenal karena pernah menjadi pecandu dan suamiku mati karena heroin. Apa yang mau ku bilang ke Joss Sackler nanti," katanya kepada Page Six.

"Aku akan jual harga diriku? Tentu tidak," lanjut perempuan 55 tahun tersebut. 

Courtney Love. (Instagram/@courtneylove)
Courtney Love. (Instagram/@courtneylove)

Sementara itu, Joss Sackler menikah dengan salah satu anggota keluarga pemilik Purdue Pharma, David Sackler.

Meskipun keduanya terikat pernikahan, label LBV tak mempunyai kaitan dengan perusahaan farmasi tersebut.

"LBV tidak punya hubungan dengan Purdue selain dari status pernikahan Joss di keluarga itu," kata juru bicaranya dalam sebuah pernyataan resmi.

Terkait

Terkini