Kamis, 17 Oktober 2019

Heboh Kasus Pelecehan Seksual, Begini Sikap Ratusan Model Victoria's Secret

Kasus Pelecehan seksual membuat para model merasa terancam.

Rima Sekarani Imamun Nissa
Ilustrasi wanita sedang sedih. (Unsplash/Motoki Tonn)
Ilustrasi wanita sedang sedih. (Unsplash/Motoki Tonn)

Dewiku.com - Ratusan model Victoria’s Secret menuntut perlindungan dari ancaman tindakan pelecehan seksual. Lebih dari 100 angels menandatangi surat terbuka yang lalu dikirimkan kepada perusahaan lingerie itu.

Melansir WWD, surat terbuka itu meminta Victoria’s Secret mendukung gerakan organisasi Model Alliance yang menggalakkan program perlindungan pekerja industri mode.

Sejumlah model papan atas termasuk Christy Turlington, Edia Campbell, dan Doutzen Kroes juga disebut telah menandatangani petisi bersangkutan.

Petisi itu dibuat menyusul adanya dugaan kasus pelecehan seksual oleh investor Jeffrey Epsten yang berpura-pura menjadi perekrut katalog Victoria’s Secret. Selain itu, juga untuk merespon banyak kasus serupa oleh fotografer mode.

Model Alliance sebenarnya sudah meminta Victoria’s Secret aktif mengampanyekan gerakan melawan pelecehan seksual sejak lama.

Victoria's Secret. (Instagram/@victoriassecret)
Victoria's Secret. (Instagram/@victoriassecret)

Hanya saja, organisasi merasa perlu mendesak lebih tegas setelah terjadi kasus pelecehan seksual Jeffrey Epstein dan beberapa fotografer. Victoria’s Secret pun diminta lebih preventif dan responsif dalam melindungi para model.

Menanggapi hal ini, Victoria’s Secret mengaku pihaknya senantiasa memperhatikan keamanan dan kesejahteraan para modelnya.

"Kami ingin terus berdialog dengan Model Alliance dan pihak lain untuk mencapai kemajuan yang berarti di industri ini," ucap juru bicara Victoria's Secret kepada WWD.

Seorang perempuan mengacungkan tangan tandan penolakan. Ilustrasi pelecehan seksual. [Shutterstock]
Ilustrasi melawan pelecehan seksual. [Shutterstock]

Sementara itu, kasus Jeffrey Epstein sangat menarik perhatian publik serta menggegerkan industri mode. Jeffrey Epstein sendiri dilaporkan bunuh diri pada Sabtu (10/8/2019) kemarin, di lembaga permasyarakatan New York, AS, yakni ketika ditahan dalam rangka menunggu proses persidangan.

Terkait

Terkini