Sabtu, 23 Maret 2019

Isu Rasisme Lanjut, Jamie Chua Bersihkan Rumah dari Produk Dolce & Gabbana

Jamie Chua sakit hati dengan sikap Dolce & Gabbana.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rima Suliastini
Ilustrasi Dolce and Gabbana. (Instagram/@dolcegabbana)
Ilustrasi Dolce and Gabbana. (Instagram/@dolcegabbana)

Dewiku.com - Pengusaha sekaligus sosialita cantik Jamie Chua mengaku muak dengan berbagai isu rasis yang berkembang dari rumah mode Dolce & Gabbana. Sahabat Maia Estianty ini mulai membuang produk-produk papan atas tersebut dari rumahnya.

''Aku merasa jijik dengan komentar-komentarnya,'' kata Jamie pada South China Morning Post.

Masih dilansir dari South China Morning Post, Jamie Chua sudah memberikan tugas baru pada asisten rumah tangganya untuk menyingkirkan produk-produk Dolce & Gabbana.

Sebagai wanita keturunan China, Jamie merasa terganggu dengan produk tersebut. Jamie Chua merasa sikap Dolce & Gabbana telah membuatnya sakit hati.

Jamie Chua. (Instagram/@ec24m)
Jamie Chua. (Instagram/@ec24m)

Sikap tegas Jamie ini bermula dari isu rasisme yang melibatkan duo desainer Domenico Dolce dan Steffano Gabbana pada akhir tahun lalu.

Kala itu Dolce & Gabana menggunakan model berdarah China untuk iklan yang dianggap merendahkan China.

Dalam iklan itu, seorang gadis berbaju khas China terlihat kesulitan mengambil makanan Italia seperti pizza dan cannoli dengan sumpit.

Jamie Chua. (Instagram/@ec24m)
Jamie Chua. (Instagram/@ec24m)

Iklan berbau rasisme itu menuai buntut panjang, fashion show Dolce & Gabbana ditolak di Shanghai dan berbagai e-commerce di China dan Hong Kong juga berhenti menjual produk Dolce & Gabbana.

Bahkan Stefano juga mengatakan China mirip kotoran dan melontarkan berbagai pernyataan rasis lainnya.

Hal ini membuat Jamie Chua berang dan mengatakan jika perlahan tapi pasti, produk-produk Dolce & Gabbana akan bersih dari rumahnya.

Terkait

Terkini