Selasa, 20 April 2021

Ini Prediksi Tren Skincare Tahun 2021, Catat agar Kulit Tetap Sehat!

Ini deretan tren skincare yang perlu kamu ketahui di 2021.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
cloud_download Baca offline
Ilustrasi memakai skincare. (Unsplash/Humphrey Mule)
Ilustrasi memakai skincare. (Unsplash/Humphrey Mule)

Dewiku.com - Akibat pandemi Covid-19, banyak orang terpaksa tinggal di rumah sehingga lebih jarang memakai makeup selama tahun 2020 kemarin. Sebaliknya, banyak yang memilih melakukan perawatan wajah dengan mencoba berbagai produk skincare.

Tidak hanya itu, aneka macam produk skincare juga makin diburu untuk menjaga kesehatan kulit. Pasalnya, kewajiban memakai masker berdampak membuat kulit gampang berjerawat.

Melansir Allure, beberapa tren perawatan kulit tersebut masih akan berlanjut hingga tahun 2021. Selain itu, ada pula beberapa tren skincare lain yang harus Anda tahu. Apa saja, ya?

Produk skincare mengandung bahan alami. (Shutterstock)
Ilustrasi skincare. (Shutterstock)

1. Skincare yang berfokus pada microbiome

Microbiome adalah mikroorganisme yang bisa memengaruhi kesehatan kulit. Di tahun 2021, skincare yang mengandung probiotik dan berfokus pada microbiome akan menjadi tren.

Skincare yang mengadung probiotik dapat membuat kulit lebih sehat sekaligus mencegah jerawat atau ruam. Walau demikian, Anda disarankan berhati-hati saat memilih produk agar tepat di kulit.

2. Skincare keluaran selebritas dunia

Tahun 2020, deretan artis seperti Alicia Keys, Pharrell, hingga Rihanna banyak mengeluarkan produk skincare. Hal ini masih bakal berlanjut hingga 2021.

Bahkan, untuk Januari 2021 ini, Jennifer Lopez atau yang lebih dikenal dengan nama JLo akan segera merilis lini skincare JLo Beauty.

Seorang perempuan memiliki jerawat di wajahnya. [shutterstock]
Ilustrasi jerawat. [shutterstock]

3. Skincare untuk melindungi radiasi sinar biru

Paparan sinar biru dari ponsel maupun komputer juga bisa berdampak buruk bagi kulit. Terlebih, makin banyak yang menghabiskan waktu di depan peralatan elektronik selama pandemi.

Itulah kenapa skincare yang berfokus untuk melindungi kulit dari paparan HEV atau sinar biru akan menjadi tren. Di tahun 2020, penjualan skincare jenis ini telah naik 170 persen.

4. Skincare untuk mengatasi mengatasi wajah merah dan jerawat

Kewajiban menggunakan masker membuat kulit mudah berjerawat, iritasi, dan kemerahan. Jadi, skincare dengan kandungan menenangkan akan terus diburu.

Selain itu, skincare yang bisa melembapkan kulit juga akan banyak dicari di tahun 2021.

Ilustrasi mencuci tangan. (Pixabay)
Ilustrasi mencuci tangan. (Pixabay)

5. Skincare untuk melembapkan kulit tangan

Tahun 2020, mencuci tangan dan memakai hand sanitizer makin sering dilakukan. Namun, hal ini dapat membuat kulit tangan menjadi kering.

Untuk itu, banyak hand sanitizer yang kini mengandung formula melembapkan kulit. Hal yang sama juga berlaku untuk sabun. Sementara, krim tangan juga menjadi populer karena dapat membantu mengatasi kulit kering.

6. Produk skincare yang bisa diisi ulang

Supaya semakin ramah lingkungan, beberapa merek skincare kini menjual produk yang bisa diisi ulang.

Beberapa contohnya adalah brand Fenty Skin, Dermalogica, dan Neogen. Kemudian, ada pula Olay yang mulai menggunakan wadah ramah lingkungan.

7. Krim untuk memperbaiki kulit

Terakhir, krim yang berguna untuk memperbaiki dan melindungi kulit akan makin dicari. Beberapa contohnya adalah produk dengan kandungan ceramides dan hyaluronic acid. Bahan-bahan tersebut akan melindungi kulit dari kotoran luar.

Selain itu, cari pula produk yang punya kandungan lipids, vitamin, hingga ekstrak herbal seperti chamomile.

Terkait

Terkini