Minggu, 01 November 2020

Kelihatan Mengantuk saat Zoom, Ibu 57 Tahun Lakukan Operasi Plastik

Banyak orang ternyata merasa minder melihat penampilan mereka di Zoom.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
cloud_download Baca offline
Ilustrasi operasi plastik. (Shutterstock)
Ilustrasi operasi plastik. (Shutterstock)

Dewiku.com - Aplikasi Zoom memungkinkan orang-orang untuk tetap terhubung selama pandemi virus corona. Meski mereka tidak bisa bertatap muka secara langsung, semua orang tentu tetap ingin tampil maksimal.

Bagi kaum Hawa, makeup dapat menjadi senjata andalan supaya bisa tampil segar saat rapat lewat Zoom. Namun, ada pula yang merasa bahwa makeup saja tidak cukup.

Salah satu contohnya adalah seorang ibu bernama Helen Fearon asal Inggris. Ibu 57 tahun ini mengaku dirinya melakukan operasi plastik gara-gara tidak percaya diri saat Zoom.

Melansir Daily Mail, Helen malu melihat penampilannya yang lelah dan mengantuk ketika Zoom. Hal ini disebabkan oleh kelopak matanya yang berbentuk menggantung.

Lewat acara bincang-bincang This Morning, Helen mengaku telah memutuskan untuk operasi plastik karena takut terlihat lebih tua dari umur aslinya.

"Aku tak melakukannya karena ingin tampak muda, aku ingin terlihat berumur 57, aku tidak mau terlihat lebih tua dan lelah."

Ilustrasi (shutterstock)
Ilustrasi (shutterstock)

"Aku paham bahwa ada faktor pencahayaan yang buruk (saat Zoom), tapi aku harap operasi ini sukses dan aku akan baik-baik saja," tambah Helen.

Setelah berbulan-bulan melihat tampilan wajahnya di Zoom, Helen pun merasa malu. Akhirnya, dia melakukan operasi plastik untuk mengangkat kelopak mata. Ini adalah kali pertama Helen melakukan oplas. Sebelumnya, dia cuma pernah suntik botox dan filler.

"Aku harap aku tak perlu operasi mata lainnya. Selama bertahun-tahun aku melakukan botox dan filler, kurasa semua yang aku kenal melakukannya," imbuh Helen.

Helen bukan satu-satunya orang yang kehilangan kepercayaan diri karena Zoom. Menurut dokter bedah plastik Ross Perry, jumlah pasien yang ingin operasi plastik selama pandemi bertambah.

Salah satu alasannya adalah dampak banyak orang menghabiskan waktu lebih banyak di depan komputer. Hal ini membuat kulit mudah berkerut.

"Sekarang, kita menggunakan Zoom sepanjang hari dan kita melihat bagaimana wajah kita aslinya," kata dr. Ross Perry.

Aplikasi Zoom. [Shutterstock]
Aplikasi Zoom. [Shutterstock]

Prosedur suntik botox dan filler menjadi populer untuk mengatasi tampilan lelah di wajah. Selain itu, oplas kelopak mata juga banyak dicari supaya wajah tidak terlihat mengantuk.

"Aku rasa semua orang mempunyai pencahayaan dan penampilan yang buruk saat di depan kamera."

"Semua hal ini menimbulkan pikiran negatif tentang bagaimana kita melihat diri sendiri, dan bagi beberapa orang, ini mendorong mereka melakukan sesuatu," terangnya.

Terkait

Terkini