Jum'at, 23 Oktober 2020

Bye Keramas! Wanita Ini Ungkap Cara Baru Membersihkan Rambut

Sekarang, keramas bukan satu-satunya cara membersihkan rambut.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rima Suliastini
cloud_download Baca offline
Ilustrasi keramas saat mandi. (Shutterstock)
Ilustrasi keramas saat mandi. (Shutterstock)

Dewiku.com - Dulu, saat rambut kita terasa kotor dan lepek, keramas seolah jadi satu-satunya kata yang terlintas dalam pikiran. Membayangkan segarnya air dingin yang membilas sampo di permukaan rambut adalah hal yang menyenangkan.

Sekarang seiring dengan kemajuan zaman, keramas bukan lagi satu-satunya solusi untuk membersihkan kotoran dari kulit kepala. Ada metode baru yang yang populer dengan sebutan co-wash.

Melansir Hello Giggles, metode ini sama dengan cleansing conditioner yang lebih dulu populer, cuma berbeda dalam penyebutan istilahnya saja.

Adalah Lorraine Massey yang mengungkapkan pengalamannya membersihkan rambut dengan cara co-wash. Ia mengaku rambutnya menjadi jauh lebih sehat setelah dibersihkan dengan metode ini.

Penulis Curly Girl: The Handbook by Lorraine Massey ini mengatakan co-wash dibuat oleh bahan-bahan alami ataupun sintetis yang larut oleh air sehingga tidak meninggalkan residu di kulit kepala.

Ilustrasi keramas (Pixabay/jackmac34)ff
Ilustrasi keramas (Pixabay/jackmac34)ff

Selain itu, cara kerja co-wash tidak seperti sampo yang mengikis sebum alami rambut dan akan membuat rambut menjadi semakin kering setelah keramas.

Co-wash juga tak mengandung silikon dan zat lilin yang akan memblokir jalannya nutrisi menuju batang rambut. Hal inilah yang membuatnya merekomendasikan co-wash sebagai alternatif baru dalam membersihkan rambut.

Ilustrasi mandi dan keramas. (Shutterstock)
Ilustrasi mandi dan keramas. (Shutterstock)

"Setelah sebulan melakukan c-washing, kulit kepala mulai terasa lebih bersih dan sisa-sisa produk yang tadinya menempel pada kulit kepala kini menjadi bersih," tutur Lorraine Massey.

Apakah kamu juga tertarik mencoba metode baru ini untuk membersihkan rambut? Jika iya, harap bersabar. Pasalnya, cara ini belum banyak dijumpai di dalam negeri. 

Terkait

Terkini