Sabtu, 07 Desember 2019

Mengenal Retinol dan Cara Penggunaannya

Retinol sedang naik daun.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yasinta Rahmawati
Pixi Retinol Tonic. (Instagram/@pixibeauty)
Pixi Retinol Tonic. (Instagram/@pixibeauty)

Dewiku.com - Retinol adalah salah satu kata yang sering kita dengar dalam dunia skincare. Belakangan, reputasi retinol kian meningkat karena ia diklaim sebagai salah satu bahan pelembut kulit paling efektif.

Namun, apa sebenarnya retinol itu?

Sederhananya, retinol merupakan molekul anti-penuaan yang membantu pembaruan kulit, mencakup mengurangi garis, keriput dan bintik-bintik penuaan.

Seperti dilansir dari Metro, retinol adalah turunan dari vitamin A yang bisa digunakan oleh tubuh untuk meningkatkan pergantian sel serta meningkatkan produksi kolagen.

Retinol merangsang pembaruan sel dengan meningkatkan tingkat pembelahan sel, pertumbuhan sel baru ini membikin kulit terasa lembut dan halus.

"Lapisan dermis kulit mengandung sel-sel yang disebut fibroblas yang menghasilkan kolagen. Sel-sel ini mulai melambat seiring bertambahnya usia dan setelah usia 30 tahun, tingkat kolagen turun 1-2% setiap tahun," ujar Dr Sarah Shah, pendiri Klinik Artistry di Harley Street dan Liverpool Street.

Ilustrasi perawatan kulit wajah. (Shutterstock)
Ilustrasi perawatan kulit wajah. (Shutterstock)

Retinol kemudian bertindak langsung pada sel-sel itu untuk membuatnya tetap hidup dan bekerja dengan kemampuan terbaik mereka.

Untuk menambahkannya dalam rutinitas skincare, aturan retinol nomor satu adalah mengaplikasikannya pada malam hari, yaitu setelah membersihkan wajah.

Sebab, turunan vitamin A ini akan kehilangan efeknya di bawah sinar matahari. Retinol juga dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap UVA dan UVB, karena sel-sel baru cenderung mudah terbakar.

Ilustrasi kulit kenyal seperti mochi. (Shutterstock)
Ilustrasi kulit kenyal dan halus. (Shutterstock)

Maka dari itu, pastikan untuk selalu memakai sunscreen sebagai rutinitas skincare di pagi hari.

"Kamu juga bisa mulai menggunakan retinol pada kulit muda (dari usia pertengahan dua puluhan) karena memiliki manfaat lebih lanjut, seperti mengurangi jerawat dan peradangan dan mengendalikan tingkat produksi minyak," imbuh Dr Sarah.

Terkait

Terkini