Sabtu, 23 November 2019

Malah Dikira Mr P, Gaya Rambut Kepang Ini Ambigu Banget

Gaya rambut ini benar-benar bikin gagal paham.

Rima Sekarani Imamun Nissa
Gaya rambut kepang yang bikin gagal paham. (Twitter/@robertaaarocha)
Gaya rambut kepang yang bikin gagal paham. (Twitter/@robertaaarocha)

Dewiku.com - Gaya rambut menjadi salah satu poin penting dalam penampilan seseorang. Namun, bagaimana jadinya kalau bentuk yang dihasilkan malah cenderung ambigu?

Belum lama ini, seorang warganet berbagi hasil kreasinya menata rambut di Twitter. Tidak disangka, unggahan tersebut menjadi viral di media sosial.

Dilansir dari Mirror, warganet ini mengaku tertarik dengan gaya rambut kepang yang juga dilihatnya di media sosial. Dia pun mencoba menata rambutnya seperti itu lalu membagikannya di Twitter.

Dalam foto yang beredar, terlihat penampakan rambut panjang yang telah dikepang dengan sangat rapi dan apik. Namun, ternyata orang-orang justru dibuat salah paham dengan bentuk gaya rambut tersebut.

Rupanya, gaya rambut kepang itu mengingatkan banyak orang dengan bentuk alat kelamin pria. Ada juga yang melihatnya mirip mainan seks.

Gaya rambut kepang yang bikin gagal paham. (Twitter/@robertaaarocha)
Gaya rambut kepang yang bikin gagal paham. (Twitter/@robertaaarocha)

Foto gaya rambut kepang ini lalu tersebar semakin cepat begitu seorang beauty blogger ikut berkomentar.

"Aku pasti lelah karena aku pikir ini merupakan penis yang sangat berdenyut," cuit beauty blogger bernama Stephanie Yeboah, beberapa waktu lalu.

Tentu saja para pengikutnya ramai-ramai membalas cuitan Stephanie Yeboah. Sesuai dugaan, banyak yang setuju dengan pendapat sang influencer.

"Sama sekali tidak. Aku pikir kamu baru saja mengunggah penis raksasa juga. Mataku syok!" komentar seorang warganet.

Gaya rambut kepang bikin gagal paham. (Twitter/@StephanieYeboah)
Gaya rambut kepang bikin gagal paham. (Twitter/@StephanieYeboah)

"OMG, jadi bukan cuma aku yang berpikir begitu," tulis warganet lain.

"Aku pikir itu adalah dildo," komentar warganet lainnya.

Wah, tampaknya ini memang bukan gaya rambut yang perlu direkomendasikan kepada orang lain. Kamu tidak ingin membuat mereka salah paham juga, kan?

Terkait

Terkini