Minggu, 08 Desember 2019

Jangan Kelamaan Dipakai, Kapan Spons Mandi Harus Diganti?

Spons mandi berpotensi jadi sarang kuman dan bakteri

Rima Sekarani Imamun Nissa
Spons mandi. (Shutterstock)
Spons mandi. (Shutterstock)

Dewiku.com - Spons mandi berfungsi membantu membersihkan seluruh bagian tubuh. Namun, tahukah Anda kapan sebaiknya mengganti spons mandi?

Melansir Hellosehat, sel kulit mati yang terangkat saat menggosok tubuh dengan spons mandi tidak larut seluruhnya saat dibilas. Sebagian justru akan bersarang pada celah-celah kecil spons mandi. Itulah mengapa Anda perlu menggantinya secara rutin.

Setelah digunakan, spons mandi juga biasanya bakal digantung agar cepat kering. Padahal, ahli dermatologi di Knight Dermatology Institute, Amerika Serikat, J. Matthew Knight, MD., mengatakan area kamar mandi yang lembap pada dasarnya memicu pertumbuhan kuman, bakteri, maupun jamur.

Melissa Piliang, MD selaku dokter spesialis kulit di Amerika Serikat, juga mengatakan kondisi lembap kamar mandi kemudian akan mempercepat perkembangbiakan kuman, bakteri, maupun jamur.

Akibatnya, Anda berisiko mengalami iritasi dan infeksi kulit jika terus memakai spons mandi yang sama dalam jangka waktu lama.

Ilustrasi menyimpang barang di kamar mandi. (Unsplash/Jonny Caspari)
Ilustrasi menyimpang barang di kamar mandi. (Unsplash/Jonny Caspari)

Lalu, kapan sebaiknya spons mandi harus diganti?

Sejal Shah, MD, ahli dermatologi yang berbasis di New York, Amerika Serikat, menyarankan untuk mengganti spons mandi setidaknya 2 minggu sekali jika bahannya adalah plastik.

Namun, jika bahannya alami atau natural, anjurannya adalah 3-4 minggu sekali.

Ilustrasi keramas saat mandi. (Shutterstock)
Ilustrasi keramas saat mandi. (Shutterstock)

Selain itu, jangan sepelekan bila muncul bau tidak sedap maupun jamur karena hal tersebut menjadi tanda spons mandi sudah tidak layak pakai. Tentu saja harus segera diganti dengan yang baru.

Terkait

Terkini